Juventus dikabarkan telah secara resmi mencapai kesepakatan dengan Luciano Spalletti untuk menjadi pelatih baru mereka. Dilaporkan dari Italia, kesepakatan tercapai pada Selasa (28/10/2025) malam waktu setempat, menyusul keputusan klub memutus kerja sama dengan Igor Tudor.
Penunjukan Spalletti ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kandidat kuat lainnya, Raffaele Palladino, yang kini harus menunggu kesempatan lain.
Proses Negosiasi Cepat
Sejumlah sumber menyebut bahwa Spalletti memang menjadi prioritas utama klub asal Turin tersebut sejak awal. Manajemen Juventus bergerak cepat setelah berpisah dengan Tudor. Direktur Olahraga Damien Comolli dilaporkan telah bertemu dengan perantara dekat Spalletti di Roma pada akhir pekan lalu untuk menegosiasikan kesepakatan awal.
Detail Kontrak Jangka Pendek
Menurut laporan media Italia, kesepakatan akhirnya rampung pada Selasa malam. Spalletti akan menandatangani kontrak hingga akhir musim.
Kontrak tersebut mencakup opsi perpanjangan otomatis jika mantan pelatih tim nasional Italia itu berhasil membawa Juventus lolos ke Liga Champions musim depan. Nilai kontrak Spalletti dilaporkan mencapai sekitar Rp 57,8 Miliar hingga akhir musim.
Posisi Raffaele Palladino
Sementara itu, Raffaele Palladino, yang baru saja meninggalkan Fiorentina, sempat masuk bursa kandidat. Pihak Juventus disebut telah menghubungi Palladino dan mengadakan pertemuan pada hari yang sama.
Namun, sumber internal klub menjelaskan bahwa pertemuan itu lebih bersifat formalitas dan “ramah tamah”, ketimbang negosiasi serius. Palladino (41 tahun) masuk dalam daftar atas usulan teknis François Modesto, direktur Juventus yang pernah bekerja dengannya di Monza.
Dilaporkan pula bahwa beberapa pemain senior Juventus sempat mendukung ide mendatangkan Palladino. Namun, keinginan tersebut tidak cukup kuat mengubah keputusan manajemen yang sudah bulat memilih pengalaman Spalletti di level tertinggi Eropa.
Masa Depan Palladino dan Penyesalan Atalanta
Palladino kini dikabarkan tengah menunggu peluang baru dan diyakini ingin tetap berkarier di Italia untuk melanjutkan reputasinya sebagai pelatih muda potensial. Sebelumnya, ia sukses membawa Monza tampil mengejutkan dan membawa Fiorentina ke semifinal UEFA Conference League musim lalu.
Keputusan Juventus memilih Spalletti diyakini menjadi penyesalan tersendiri bagi Atalanta. Klub tersebut sempat mempertimbangkan Palladino pada musim panas lalu sebelum akhirnya menunjuk Ivan Juric. Meski Atalanta belum terkalahkan di Serie A musim ini, mereka hanya mengoleksi tujuh hasil imbang dari sembilan pertandingan.
Juventus berencana mengumumkan penunjukan Spalletti secara resmi dalam beberapa jam ke depan. Ia akan segera memimpin latihan perdana di Turin menjelang laga penting berikutnya di Serie A.





