Dunia kembali memperingati Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons with Disabilities (IDPD) yang jatuh tepat pada hari ini, Rabu (3/12/2025). Peringatan tahunan ini menjadi momentum krusial bagi masyarakat global, termasuk Indonesia, untuk menegaskan kembali komitmen dalam penghormatan, pemenuhan hak, serta peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas di berbagai sektor kehidupan.
Tema 2025, yaitu “Mendorong Masyarakat Inklusif”
Pada peringatan tahun ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengangkat tema spesifik yakni “Mendorong Masyarakat Inklusif bagi Penyandang Disabilitas untuk Kemajuan Sosial” atau dalam bahasa aslinya berbunyi Fostering Disability-Inclusive Societies for Advancing Social Progress. Tema ini tidak muncul begitu saja, melainkan dibangun dari momentum KTT Dunia Kedua untuk Pembangunan Sosial yang baru saja diselenggarakan di Doha pada awal November lalu.
Melansir laman United Nations, tema ini menegaskan tentang pentingnya membangun masyarakat inklusif sebagai langkah untuk mendorong kemajuan sosial.
“Tema tersebut juga menjadi wujud komitmen global yang diperkuat oleh para pemimpin dunia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Dunia Kedua untuk Pembangunan Sosial guna menciptakan dunia yang lebih adil, inklusif, setara, dan berkelanjutan,” tulis laman tersebut.
Dari pernyataan di atas, dijelaskan bahwa fokus utama peringatan tahun ini mencakup tiga pilar penting, yaitu pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja yang layak dan produktif, serta integrasi sosial yang menyeluruh bagi penyandang disabilitas.
Sejarah dan Kerangka Internasional
Peringatan IDPD sendiri memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak tahun 1992 melalui resolusi 47/3 Majelis Umum PBB. Tujuannya adalah memajukan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas dalam aspek politik, sosial, ekonomi, hingga budaya.
Upaya ini semakin diperkuat dengan diadopsinya Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD) pada tahun 2006. Konvensi ini menjadi landasan implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan berbagai kerangka kerja internasional lainnya, seperti Kerangka Sendai untuk Pengurangan Risiko Bencana.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut serta dalam peringatan ini dengan menekankan pentingnya partisipasi setara bagi penyandang disabilitas tanpa hambatan struktural maupun sosial.
Filosofi Logo Hari Disabilitas Internasional 2025
Tahun ini, identitas visual peringatan ditandai dengan logo yang sarat makna. Logo IDPD 2025 menampilkan desain lingkaran berwarna-warni dengan empat elemen warna utama: hijau, oranye, merah, dan biru.
Di bagian tengah lingkaran, terdapat ilustrasi figur manusia berwarna biru dengan posisi tangan terbuka berwarna putih. Simbol ini merepresentasikan sikap keterbukaan, penerimaan, dan dukungan penuh terhadap penyandang disabilitas. Desain lingkaran yang saling terhubung tersebut secara filosofis melambangkan inklusivitas dan keberagaman yang harmonis dalam tatanan masyarakat global.
Puncak peringatan IDPD 2025 dijadwalkan berlangsung secara virtual di Markas Besar PBB, New York, yang akan mempertemukan negara anggota, pemimpin PBB, serta advokat disabilitas dari seluruh dunia.





