JURNALZONE.ID – Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, akan menghadapi ujian terberatnya di babak semifinal Suwon Victor Korea Open 2025. Ia akan kembali bertemu dengan unggulan kedua asal Jepang, Akane Yamaguchi, pada laga yang akan digelar Sabtu (27/9).
Dihantui rekor pertemuan yang buruk, Putri bertekad untuk memperkuat mental dan penasaran untuk meraih kemenangan perdananya.
Modal Kemenangan Meyakinkan atas Tuan Rumah
Putri melangkah ke babak empat besar dengan modal kemenangan meyakinkan atas wakil tuan rumah, Kim Ga Eun, pada Jumat (26/9). Dalam laga tersebut, Putri menang dua gim langsung 21-6, 21-15 hanya dalam 36 menit. Ia mengaku kunci kemenangannya adalah fokus dan menerapkan strategi yang tepat.
“Alhamdulillah, secara keseluruhan cukup senang bisa menang dari wakil tuan rumah dan ke semifinal. Tekanan penonton memang ada tapi saya coba fokus dengan pengembalian bola. Kim Ga Eun memiliki bola atas yang cukup menyulitkan jadi bagaimana saya tidak banyak mengangkat,” ujar Putri, seperti dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
Menantang Momok Bernama Yamaguchi
Pertemuan melawan Akane Yamaguchi akan menjadi laga keenam bagi Putri. Namun, tantangan terbesarnya adalah ia belum pernah menang sekalipun dalam lima pertemuan sebelumnya, membuat rekor pertemuan berdiri 0-5 untuk keunggulan pemain Jepang peringkat empat dunia tersebut.
Sebagai pemain peringkat delapan dunia, Putri harus menampilkan performa terbaiknya untuk memecah kebuntuan.
Tekad Perbaiki Permainan dan Mental
Meski tidak diunggulkan, Putri mengaku memiliki rasa penasaran yang besar untuk bisa mengalahkan lawannya kali ini. Ia menegaskan fokusnya adalah memperbaiki penampilan dari pertemuan sebelumnya, memperkuat pikiran, dan meminimalisir kesalahan sendiri.
“Besok ketiga kalinya secara beruntun bakal bertemu Akane Yamaguchi, saya ingin memperbaiki permainan dari yang sebelumnya dan pasti ada rasa penasaran ingin menang. Saya harus menguatkan pikiran dan tidak banyak mati sendiri,” pungkas Putri dilansir dari PBSI.
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa Putri sadar betul bahwa kekuatan mental dan mengurangi kesalahan sendiri akan menjadi faktor penentu dalam laga melawan pemain sekaliber Yamaguchi.





