JURNALZONE.ID – Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kembali menorehkan tonggak sejarah penting dalam kariernya yang tengah bersinar setelah secara resmi menerima Penghargaan Di Stefano. Penghargaan bergengsi yang diserahkan langsung oleh direktur MARCA ini mengukuhkan statusnya sebagai pemain terbaik musim ini, sekaligus menambah daftar koleksi trofi individunya di tengah persaingan ketat sepak bola Eropa.
Mengungguli Deretan Bintang Dunia
Keberhasilan Yamal meraih penghargaan ini menjadi sorotan tersendiri mengingat ketatnya persaingan dengan nama-nama besar lainnya. Pemain sayap yang masih berusia belia ini sukses mengungguli figur-figur ternama seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Jr.
Selain itu, ia juga menyisihkan rekan setimnya sendiri di Barcelona, yakni Pedri dan Raphinha, untuk mengamankan gelar tersebut.
Dilansir dari laporan MARCA, pencapaian ini sangat impresif bagi seorang pemain yang baru menginjak usia 18 tahun. Lamine Yamal telah mengumpulkan sederet pengakuan yang bahkan jarang didapatkan oleh banyak pemain senior sepanjang karier mereka. Momentum ini menjadi bukti nyata kualitas teknis dan mentalitasnya di lapangan hijau.
Dedikasi untuk Tim
Dalam sesi penerimaan penghargaan, Yamal tidak lupa menyoroti peran penting rekan-rekan setimnya. Ia menegaskan bahwa setiap penghargaan individu yang diraihnya adalah cerminan dari kerja keras kolektif skuad Barcelona.
“Semua gelar individu menunjukkan bahwa ini merupakan musim yang hebat bagi tim. Bagi saya, ini adalah sumber kebahagiaan dan kebanggaan.”
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa kebahagiaan yang ia rasakan bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga bentuk apresiasi atas performa solid tim sepanjang musim berjalan.
Motivasi untuk Terus Berkembang
Pemain jebolan La Masia ini memandang penghargaan tersebut sebagai motivasi positif untuk masa depannya. Ia menyadari bahwa pencapaian di usia muda bukanlah garis finis, melainkan bahan bakar untuk terus meningkatkan performa.
“Mengumpulkan penghargaan di usia saya adalah sesuatu yang sangat positif. Saya akan terus bekerja dan berjuang untuk mencapai hal-hal seperti ini.”
Ia menambahkan bahwa konsistensi adalah kunci utama, dan ia berjanji akan terus berjuang di lapangan untuk mempertahankan standar tinggi yang telah ia tetapkan.
Ambisi Besar di Camp Nou
Perhatian publik kini beralih pada langkah selanjutnya, terutama terkait kembalinya Barcelona ke markas kebanggaan mereka, Camp Nou, setelah sempat bermarkas sementara di Montjuic. Ambisi Yamal tampak sejalan dengan harapan besar klub untuk kembali mendominasi kompetisi.
Ketika ditanya mengenai target spesifik yang ingin dicapainya, Yamal tidak ragu untuk bermimpi besar. Ia menyebutkan berbagai trofi mayor sebagai target utamanya di masa depan.
“La Liga, Liga Champions, Piala Dunia, atau Ballon d’Or? Saya menginginkan semuanya. Semoga saya bisa meraih semuanya, dan selama kami bisa bermain, itu mungkin untuk diraih.”
Pernyataan tegas tersebut menyiratkan bahwa Lamine Yamal memiliki tekad kuat untuk menyapu bersih gelar bergengsi, baik di level klub maupun tim nasional, seiring dengan perkembangan kariernya.




