JURNALZONE.ID – Pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI, Imam Tohari, menetapkan target yang cukup tinggi bagi Putri Kusuma Wardani di ajang SUWON VICTOR Korea Open 2025. Putri diharapkan mampu melaju hingga babak semifinal pada turnamen BWF Super 500 yang berlangsung di Suwon, 23–28 September tersebut. Target ini diiringi dengan pekerjaan rumah besar bagi Putri, yaitu meningkatkan konsistensi permainan saat berhadapan dengan jajaran pemain elite dunia.
Menurut Imam, tantangan terbesar bagi anak asuhnya adalah menembus dominasi para pemain peringkat atas yang memiliki variasi permainan lebih kaya.
“PR (pekerjaan rumah) Putri memang bagaimana menembus empat pemain top ini, yaitu An Se Young, Wang Zhi Yi, Akane Yamaguchi, dan Chen Yu Fei,” kata Imam melalui keterangan resmi PP PBSI pada hari Senin (22/9).
Imam menyoroti penampilan Putri saat kalah dari Akane Yamaguchi di China Masters 2025 pekan lalu sebagai contoh. Menurutnya, Putri masih kerap kesulitan mengantisipasi perubahan strategi dan tempo yang diterapkan oleh lawan-lawan di level tersebut.
“Dengan level mereka dan kayanya variasi permainan, Putri kadang masih tidak siap dengan perubahan pola dan tempo. Ini yang sedang saya tingkatkan untuk dia, bagaimana bisa mengatur tempo, kadang cepat dan kadang pelan,” ujarnya.
Meskipun demikian, Imam Tohari tetap optimistis Putri dapat menampilkan performa yang lebih baik di Korea. Sebagai satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia, Putri diharapkan bisa memberikan perlawanan yang lebih sengit dan memenuhi target yang telah ditetapkan.
“Di Korea, saya maunya dia bisa ke semifinal dulu. Kalau bertemu lagi dengan Akane, saya harap Putri bisa memberi perlawanan lebih baik. Syukur-syukur bisa tembus,” tutur Imam.