JURNALZONE.ID – Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah secara resmi merilis kisi-kisi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Fisika. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan pada 1-9 November 2025 mendatang bagi siswa tingkat SMA/SMK sederajat. Dengan dirilisnya panduan ini, para siswa diimbau untuk mulai belajar dari dini agar persiapan lebih matang.
TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat portofolio siswa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Penting untuk dipahami, TKA bukanlah pengganti Ujian Nasional dan bersifat opsional atau tidak wajib. Asesmen ini hadir sebagai penyeimbang dan penguat kredibilitas rapor, menyediakan alat ukur yang lebih objektif untuk membandingkan kemampuan siswa antar sekolah atau wilayah.
Hasil TKA tidak akan menjadi penentu kelulusan, karena kebijakan tersebut sepenuhnya merupakan wewenang satuan pendidikan masing-masing.
Rincian Kisi-Kisi TKA Fisika 2025
Berikut adalah rincian materi dan kompetensi yang akan diujikan dalam TKA Fisika, disajikan dalam format daftar agar lebih terfokus:
1. Kinematika
- Pengukuran
Peserta diharapkan mampu menelaah dan menyatakan hasil pengukuran besaran fisika sesuai aturan angka penting. Batasan alat ukur yang akan diujikan meliputi jangka sorong, mikrometer sekrup, dan neraca tiga lengan. - Gerak Lurus
Kompetensi yang dinilai adalah kemampuan menganalisis keterkaitan besaran pada gerak lurus untuk menyelesaikan masalah relevan. Cakupan materinya meliputi konsep jarak, perpindahan, kecepatan (memperhatikan besar dan arah), Gerak Lurus Beraturan (GLB), dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). - Gerak Lengkung
Siswa dituntut untuk mampu mengaitkan hubungan antar variabel dalam gerak parabola dan gerak melingkar beraturan dengan peristiwa sehari-hari. Sesuai batasan, materi akan difokuskan pada gerak parabola dengan bidang referensi horizontal dan gerak melingkar beraturan.
2. Dinamika
- Hubungan Gaya dan Gerak (Hukum Newton)
Kompetensi yang diuji adalah kemampuan mengaitkan hubungan antara gaya dan gerak berdasarkan Hukum Newton 1, 2, dan 3 dalam peristiwa kehidupan sehari-hari. Penilaian juga akan memperhatikan pemahaman siswa terhadap berbagai jenis gaya sebagai besaran vektor. - Momentum dan Impuls
Peserta harus mampu menerapkan konsep momentum dan impuls untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Materi ini dibatasi pada konsep dasar momentum, impuls, dan penerapan hukum kekekalan momentum. - Dinamika Rotasi (Momen Gaya dan Momen Inersia)
Kompetensi yang diharapkan adalah penerapan konsep momen gaya (torsi) dan momen inersia dalam pemanfaatannya di kehidupan sehari-hari. Cakupan materinya meliputi momen gaya, momen inersia, dan penerapan Hukum Newton tentang rotasi.
3. Fluida
- Fluida Statis dan Dinamis
Siswa diharapkan mampu menerapkan konsep yang berkaitan dengan fluida statis dan dinamis pada teknologi yang dimanfaatkan dalam kehidupan. Batasan materi meliputi konsep tekanan fluida, Hukum Pascal, Hukum Archimedes, persamaan kontinuitas, dan Hukum Bernoulli.
4. Gelombang
- Bunyi
Kompetensi yang dinilai adalah kemampuan menganalisis keterkaitan sifat bunyi dengan parameter gelombangnya berdasarkan peristiwa sehari-hari. Materi ini akan berfokus pada karakteristik gelombang mekanik pada bunyi, sumber bunyi, dan intensitas bunyi.
Dari rincian di atas, terlihat jelas bahwa TKA Fisika menekankan pada aplikasi konsep dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi. Pemahaman konseptual dan kemampuan analisis menjadi lebih penting daripada sekadar menghafal rumus. Muatan asesmen secara umum juga mencakup Kalor dan Termodinamika serta Kelistrikan.
CEK Kisi-kisi TKA SMA Lain: Berita TKA SMA





