Kejuatan Timnas Curacao di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Segera Lolos Langsung

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Timnas Curacao

Tim nasional sepak bola Curaçao menunjukkan performa gemilang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONCACAF. Tim yang diperkuat oleh Leandro Bacuna ini berhasil memuncaki klasemen sementara grup pada putaran ketiga, membuka peluang lebar untuk mencetak sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Dengan tiga pertandingan tersisa, nasib mereka untuk tampil di panggung sepak bola terbesar dunia kini berada di tangan mereka sendiri.

Performa Solid di Putaran Ketiga

Saat ini, Curaçao bersama 11 tim lainnya tengah bersaing di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup 2 bersama tim kuat seperti Jamaika dan Trinidad & Tobago. Meski tidak terlalu diunggulkan, Curaçao berhasil memuncaki klasemen dengan koleksi dua kemenangan dan satu hasil imbang, serta baru kebobolan dua gol.

Dilansir dari rangkuman performa kualifikasi, dari tiga grup yang ada (A, B, dan C), Curaçao menjadi tim dengan perolehan poin tertinggi. Di Grup A, Suriname dan Panama sama-sama mengoleksi lima poin, begitu pula dengan Haiti dan Honduras di Grup C.

Status sebagai tim terbaik di putaran ini membuat Curaçao menjadi kandidat terkuat untuk merebut satu tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 jika mampu mempertahankan konsistensinya. Hasil positif ini diraih setelah menahan imbang Trinidad & Tobago tanpa gol dan menaklukkan Bermuda dengan skor 3-2.

Kontras dengan Era Patrick Kluivert

Pencapaian impresif Curaçao saat ini menunjukkan kontras yang signifikan dibandingkan saat mereka ditangani oleh legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert. Pelatih yang kini menangani Timnas Indonesia tersebut pernah dua kali melatih Curaçao, yakni pada periode 2015-2016 dan Mei-Oktober 2021.

Pada periode keduanya yang hanya berlangsung sekitar lima bulan, performa tim justru tidak meyakinkan. Setelah meraih kemenangan besar 8-0 atas British Virgin Islands, Curaçao gagal meraih kemenangan dalam lima laga berikutnya, dengan rincian tiga kekalahan dan dua hasil imbang.

Salah satu kekalahan telak yang mereka alami adalah saat dibungkam Bahrain dengan skor 0-4. Tren negatif tersebut membuat federasi sepak bola Curaçao memutuskan untuk mengakhiri kerja samanya dengan Kluivert.

Kini, dengan hanya tiga laga tersisa, mimpi Curaçao untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026 semakin dekat. Jika mampu mempertahankan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin mereka akan mencatatkan nama dalam sejarah sebagai salah satu debutan di turnamen empat tahunan tersebut.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini