JURNALZONE.ID – Sebuah rumah kosong di Jalan Raya Darmo Baru Barat, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, ludes terbakar pada Minggu (28/9/2025) pagi. Insiden ini menyebabkan dua petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengalami luka-luka saat berjibaku memadamkan api.
Api yang menghanguskan bangunan berukuran 4×8 meter tersebut diduga berasal dari aktivitas memasak yang dilakukan oleh seorang tuna wisma di dalam rumah kosong itu. Petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar satu jam setelah laporan pertama diterima.
Kronologi dan Respons Cepat Petugas
Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Bayu pada pukul 09.06 WIB. Hanya empat menit berselang, unit pemadam dari Pos Pakis TVRI tiba di lokasi dan langsung memulai operasi pemadaman. Total sebanyak 12 unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk mengatasi amukan si jago merah.
Berkat respons cepat, api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 09.35 WIB. Proses pembasahan dan pendinginan kemudian dilanjutkan hingga dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 10.13 WIB.
Diduga Akibat Kompor Milik Tuna Wisma
Kepala Bidang DPKP Kota Surabaya, Wasis Sutikno, memberikan keterangan mengenai dugaan penyebab kebakaran. Menurutnya, api pertama kali terlihat dari lantai dua bangunan.
“Informasi dari ketua RT, api terlihat muncul di pojok kanan lantai dua disertai asap tebal. Di lokasi ditemukan kompor portabel yang kemungkinan digunakan oleh tuna wisma untuk memasak. Rumah ini sendiri sudah lama kosong dan instalasi listriknya tidak aktif,” jelas Wasis.
Namun, sebab utama kebakaran masih terus diselidiki.
Dua Petugas Menjadi Korban
Di tengah proses pemadaman, dua petugas dilaporkan mengalami cedera. Feri Budi Utomo menderita luka bakar akibat tertimpa kayu yang terbakar, sementara rekannya, Tejo, mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi.
“Keselamatan personel adalah prioritas kami. Alhamdulillah keduanya cepat mendapat pertolongan dari tim medis yang siaga,” tambah Wasis.
Rumah tersebut diketahui milik Sentiady Phie (72) dan dipastikan dalam kondisi tidak berpenghuni saat kejadian. Penanganan kebakaran ini melibatkan tim gabungan dari DPKP, BPBD, Posko Terpadu Dukuh Pakis, PMI, dan PLN.





