Kebakaran Hanguskan 3 Kamar Indekos di Kebayoran Lama Jakarta Selatan

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Kebakaran indekos Kebayoran

JURNALZONE.ID – Sebuah bangunan dua lantai yang berfungsi sebagai toko dan rumah indekos di Jalan Tentara Pelajar, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dilalap si jago merah pada Senin (29/9/2025) siang. Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan tiga kamar indekos di lantai atas, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Dugaan Awal Korsleting Listrik

Menurut Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, laporan mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas di lokasi mengonfirmasi bahwa sumber api diduga kuat berasal dari masalah kelistrikan di salah satu kamar. Sugeng, salah seorang petugas Gulkarmat, memberikan keterangan awal berdasarkan observasi di lapangan.

“Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kamar indekos yang berada di lantai dua bangunan. Dugaan sementara ini berdasarkan hasil observasi awal di lapangan,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi di lokasi kebakaran, Senin (29/9).

Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa titik awal api telah teridentifikasi secara tentatif, yang selanjutnya akan menjadi fokus penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Proses Pemadaman dan Dampak Kerugian

Untuk mengatasi kebakaran di kawasan padat penduduk tersebut, sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan 45 personel dikerahkan ke lokasi. Dilansir dari keterangan petugas, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam, diikuti dengan proses pendinginan untuk mencegah api menyebar ke bangunan lain di sekitarnya.

“Tiga kamar indekos hangus terbakar. Kami pastikan tidak ada korban jiwa. Setelah proses pendinginan, area akan kami serahkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambah Sugeng.

Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa, kerugian material yang diakibatkan oleh insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini