Kebakaran di Tambora Hanguskan Puluhan Rumah

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Kebakaran di Tambora

Kebakaran hebat kembali melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jakarta. Kali ini, api melalap puluhan rumah di RT 10/RW 05, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (11/11/2025) sore.

Akibat insiden ini, 23 rumah ludes terbakar dan 120 jiwa terpaksa mengungsi. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Kronologi dan Dugaan Penyebab

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo, menjelaskan kronologi kejadian bermula sekitar pukul 15.03 WIB.

“Diduga karena korsleting listrik,” ujar Joko, Selasa (11/11/2025).

Joko menerangkan, peristiwa ini pertama kali diketahui ketika seorang warga melihat adanya percikan listrik di lantai dua salah satu rumah. Kondisi angin yang bertiup kencang saat kejadian membuat api dengan cepat menjalar dan semakin membesar, sehingga sulit dikendalikan oleh warga.

Proses Pemadaman di Lokasi Padat

Warga yang panik segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam. Tim Gulkarmat tiba di lokasi dan langsung memulai proses pemadaman pada pukul 15.10 WIB.

Untuk menjinakkan api, sebanyak 25 unit mobil pemadam beserta 125 personel dikerahkan ke lokasi. Joko menyebut proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena lokasi kebakaran berada di area permukiman yang sangat padat bangunan.

Dampak Kebakaran dan Kerugian

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, dampak kerugian materiel tercatat signifikan.

“Total ada 23 rumah yang habis terbakar dan 10 rumah lainnya terdampak, satu unit sepeda motor juga ikut terbakar,” kata Joko.

Joko merinci, akibat kebakaran ini, sedikitnya 30 kepala keluarga (KK) atau total 120 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan kini mengungsi. Kerugian materiel sementara diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan lanjutan serta memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi api kembali menyala.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini