JURNALZONE.ID – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengalami anomali pasar yang mencolok pada perdagangan hari ini. Meskipun berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 71 persen pada kuartal III-2025, harga saham perseroan justru ditutup menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB) dengan penurunan tajam 14,82 persen ke level 3.620.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), WIFI membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 260,09 miliar. Capaian ini meningkat pesat dibandingkan periode yang sama tahun 2024 senilai Rp 152,07 miliar.
Kinerja positif tersebut ditopang oleh pendapatan bersih yang menembus angka Rp 1,01 triliun hingga September 2025. Jumlah ini naik lebih dari dua kali lipat dibanding pendapatan tahun sebelumnya yang hanya Rp 504,9 miliar. Pertumbuhan pendapatan ini secara langsung mengerek laba usaha perseroan menjadi Rp 574,2 miliar.
Selain profitabilitas, neraca keuangan WIFI juga menunjukkan ekspansi masif. Total aset perseroan tercatat meroket menjadi Rp 12,5 triliun pada kuartal III tahun ini, melonjak signifikan dari posisi akhir tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 2,9 triliun.





