JURNALZONE.ID – Nasib sial seolah tak henti menimpa Tim Nasional Indonesia. Setelah dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026, Skuad Garuda juga harus menghadapi kenyataan pahit anjloknya peringkat mereka di rangking FIFA. Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak membuat poin Indonesia tergerus signifikan dan posisinya disalip oleh negara tetangga, Malaysia.
Peringkat FIFA Merosot Tajam
Kekalahan 0-1 dari Irak pada Minggu (12/10/2025) menjadi pukulan telak kedua bagi peringkat Indonesia. Akibat hasil ini, Indonesia harus kehilangan -6,53 poin. Dengan demikian, total poin yang dimiliki Garuda akan berkurang dari 1.151,26 menjadi hanya 1.144,73 poin pada pembaruan ranking FIFA edisi Oktober 2025.
Penurunan poin ini diprediksi akan membuat peringkat Indonesia terjun bebas, minimal ke posisi 122 dunia. Pasalnya, Azerbaijan yang kini berada di peringkat 122 memiliki 1.146,62 poin, sementara Togo di posisi 123 mengoleksi 1.144,28 poin. Posisi Indonesia terancam semakin merosot jika negara-negara di bawahnya meraih hasil positif.
Efek Domino dari Dua Kekalahan
Penurunan drastis ini merupakan akumulasi dari dua hasil buruk di putaran keempat kualifikasi. Sebelumnya, saat takluk 2-3 dari Arab Saudi, Indonesia sudah lebih dulu kehilangan -6,68 poin. Kekalahan itu saja sudah membuat peringkat Garuda turun satu strip dari posisi 119 ke 120.
Ironisnya, saat Indonesia terpuruk, rival serumpun, Malaysia, justru berpesta. Kemenangan 3-0 atas Laos membuat Harimau Malaya mendapat tambahan +6,77 poin. Lonjakan ini melejitkan peringkat Malaysia empat tingkat, dari posisi 123 hingga menyalip Indonesia di peringkat 119 dunia.
Dominasi Sia-sia di Lapangan
Kekalahan dari Irak terasa semakin menyesakkan karena di atas lapangan, Indonesia sebenarnya tampil lebih dominan. Skuad Garuda unggul dalam penguasaan bola dan lebih banyak menciptakan peluang. Namun, tumpulnya lini serang dan sebuah blunder fatal pada menit ke-76 membuat Zidane Iqbal berhasil mencuri gol kemenangan untuk Irak. Hingga tambahan waktu 11 menit berakhir, Indonesia gagal mencetak gol balasan.





