JURNALZONE.ID – Jürgen Klopp secara tegas menolak kemungkinan kembali melatih klub raksasa Eropa seperti Liverpool atau Real Madrid. Keputusan penting ini diumumkan pada Kamis, 1 Januari 2026, setelah berbagai spekulasi beredar luas mengenai masa depannya di dunia sepak bola pasca-kepergiannya dari Anfield.
Penolakan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Oliver Mintzlaff, petinggi Red Bull, yang menyatakan bahwa Klopp sangat menikmati perannya sebagai Direktur Olahraga Global di Red Bull Group dan tidak memiliki rencana untuk kembali ke pinggir lapangan dalam waktu dekat.
Komitmen Penuh Jürgen Klopp di Red Bull
Spekulasi mengenai kembalinya Jürgen Klopp ke kursi pelatih akhirnya sirna setelah Oliver Mintzlaff dari Red Bull memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa mantan pelatih karismatik tersebut tidak memiliki keinginan untuk melatih klub mana pun, termasuk dua raksasa Eropa yang sedang disorot, Liverpool dan Real Madrid.
Penegasan ini mengakhiri rumor yang muncul akibat performa kedua klub yang dianggap tidak stabil pada akhir tahun 2025.
Tidak Ada Klausul Pelepasan dalam Kontrak
Mintzlaff lebih lanjut menjelaskan bahwa kontrak Klopp dengan Red Bull bersifat mengikat tanpa adanya klausul pelepasan khusus yang memungkinkan ia bergabung dengan klub manapun. Hal ini secara efektif membantah spekulasi bahwa Anfield atau Santiago Bernabéu bisa menjadi tujuan berikutnya bagi pelatih asal Jerman tersebut. Klopp kini merasa sangat nyaman dan bersemangat dengan tugas manajerial strategisnya di luar lapangan.
Seperti yang disampaikan Mintzlaff kepada Sky Sports, “Klopp merasa sangat nyaman bersama kami dan telah banyak belajar di sini. Tidak ada klausul pelepasan dalam kontraknya, dan dia jelas berkomitmen. Dia tidak sedang mencari alternatif lain.” Pernyataan ini menunjukkan tingkat kesetiaan Klopp yang tinggi terhadap proyek Red Bull, sekaligus menegaskan bahwa ia tidak memantau peluang di klub lain meskipun sorotan publik tertuju pada situasi Liverpool dan Real Madrid.
Tak Merindukan Rutinitas Pelatih Kepala
Jürgen Klopp sendiri secara terbuka telah menyatakan bahwa ia tidak lagi merindukan rutinitas sebagai pelatih kepala sejak meninggalkan Liverpool pada tahun 2024.
a menemukan kebahagiaan baru dalam pekerjaan yang tidak menuntut kehadiran fisik di pinggir lapangan atau kewajiban konferensi pers yang padat setiap minggunya. Kesibukan barunya ini memberikan perspektif yang berbeda dalam dunia sepak bola tanpa tekanan harian yang besar.
“Saya senang dengan apa yang saya lakukan sekarang. Saya tidak rindu melatih. Ini tetap melatih, tetapi berbeda, tidak ada pemain,” ungkap Klopp.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak merindukan harus berdiri berjam-jam di bawah hujan untuk memimpin sesi latihan yang intensif. Melalui pernyataan ini, Klopp secara jelas memberikan sinyal kuat bahwa fokus kariernya kini sepenuhnya pada pengembangan organisasi olahraga di bawah payung Red Bull, dengan peran yang lebih strategis dan manajemen tingkat tinggi.





