JURNALZONE.ID – Atmosfer panas menyelimuti persiapan laga El Clasico Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan sarat gengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026) sore WIB.
Laga ini diprediksi berjalan sengit mengingat kedua tim saat ini memiliki poin identik, yakni 35 poin, dan tengah bersaing ketat di papan atas klasemen. Namun, jelang duel krusial tersebut, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak justru melontarkan kritik tajam terkait kepemimpinan wasit yang dinilai merugikan timnya pada laga sebelumnya.
Protes Resmi ke Komite Wasit
Kekecewaan Hodak bermula usai Persib ditahan imbang 1-1 oleh Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Senin (5/1). Ia menyoroti kinerja wasit Muhammad Tri Santoso yang dianggap mengambil keputusan kontroversial. Dikutip dari pernyataan resmi klub pada Rabu (7/1/2026), pelatih asal Kroasia tersebut memastikan akan menempuh jalur formal.
“Ya, pertama saya akan menyinggung soal wasit. Saya tidak senang dengannya, tentu saja kami akan mengirim surat (protes),” tegas Hodak.
Meski demikian, Hodak memilih berhati-hati dalam memberikan detail komentar demi menghindari sanksi disiplin dari operator liga. Ia menambahkan, “Karena kalau saya beri tahu, nanti potong gaji (denda). Jadi saya tidak mau itu (komentari wasit).”
Persaingan Menuju Puncak
Di luar isu wasit, pertemuan ini menjadi yang ke-25 bagi kedua tim di era Super League. Dilansir dari data Transfermarkt, Persib sedikit lebih unggul dengan delapan kemenangan berbanding enam kemenangan milik Persija, sementara 10 laga sisanya berakhir imbang.
Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua kubu untuk mengejar Borneo FC yang kini memimpin klasemen dengan 37 poin. Saat ini, Persija duduk di peringkat kedua berkat keunggulan selisih gol (+19), sedangkan Persib menguntit di posisi ketiga (+15).




