JURNALZONE.ID – Manajer Chelsea, Enzo Maresca, memilih bungkam saat didesak untuk mengklarifikasi komentar samar mengenai situasi sulit yang dihadapinya belakangan ini. Dalam konferensi pers jelang laga perempat final Piala EFL melawan Cardiff City, pelatih asal Italia itu menegaskan komitmennya bersama klub dan memilih fokus penuh untuk membawa The Blues melaju ke babak semifinal.
Fokus Penuh ke Pertandingan
Sebelumnya, usai kemenangan 2-0 atas Everton pada Sabtu (13/12), Maresca sempat melontarkan pernyataan mengejutkan bahwa 48 jam terakhir sebelum laga tersebut adalah momen terburuknya sejak bergabung, lantaran minimnya dukungan. Namun, menjelang laga kontra Cardiff yang akan digelar Rabu (17/12) pukul 03.00 WIB, ia menolak membahas hal tersebut lebih jauh.
Dalam sesi tanya jawab dengan awak media, Maresca menegaskan bahwa para penggemar tidak membutuhkan penjelasan tambahan mengenai perasaannya.
“Saya sudah membicarakan hal itu, dan saya tidak punya apa pun untuk ditambahkan. Besok kita ke Cardiff, ya. Saya sudah membicarakan itu, dan saya rasa sudah cukup jelas. Kita berada di era di mana setiap orang dapat mengatakan apa yang mereka pikirkan. Saya menghormati pendapat orang lain, pendapat Anda, tetapi saya tidak punya tambahan apa pun.”
Dari pernyataan tersebut, tersirat bahwa Maresca ingin segera menutup polemik di luar lapangan dan mengalihkan energi tim untuk meraih kemenangan. Ia mengaku bahagia di Chelsea dan berambisi mencapai semifinal ketiga dalam 18 bulan masa kepemimpinannya.
Waspadai Potensi Kejutan Cardiff City
Meski diunggulkan, Chelsea enggan meremehkan Cardiff City. Tim lawan saat ini berstatus sebagai pemuncak klasemen League One dan tengah dalam performa positif. Maresca mengingatkan anak asuhnya bahwa laga melawan tim dari kasta lebih rendah seringkali menjadi jebakan bagi tim besar.
Maresca menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi agar Chelsea tidak tergelincir di babak delapan besar ini.
“Mereka berada di puncak klasemen, mereka memainkan sepak bola yang bagus dan memenangkan pertandingan. Ini adalah pertandingan terburuk. Sepak bola penuh dengan pertandingan seperti ini di mana tim favorit bisa kalah. Itulah mengapa kita perlu memperhatikan. Itulah mengapa fokus harus tertuju pada Cardiff.”
Peluang Juara dan Absennya Cole Palmer
Secara statistik, Chelsea memiliki peluang cukup besar untuk melangkah jauh. Superkomputer Opta memberikan peluang 16 persen bagi The Blues untuk mengangkat trofi Piala EFL tahun ini, berada di bawah Arsenal dan Manchester City. Sejarah mencatat Chelsea telah memenangkan kompetisi ini sebanyak lima kali, dengan trofi terakhir diraih pada musim 2014/2015.
Namun, dalam laga nanti, Chelsea dipastikan tampil tanpa bintang andalannya, Cole Palmer. Maresca mengonfirmasi bahwa absennya Palmer merupakan bagian dari manajemen menit bermain pasca-pemulihan cedera. Kemenangan atas Cardiff akan menjadi langkah krusial bagi Chelsea untuk menambah koleksi trofi domestik mereka.