Jadwal Timnas Indonesia U17 di Piala Dunia, Harapan Baru!

Jadwal Timnas Indonesia U17 di Piala Dunia

JURNALZONE.ID – Harapan pencinta sepak bola Indonesia untuk melihat tim nasional berlaga di Piala Dunia 2026 harus pupus setelah Timnas senior takluk 0-1 dari Irak pada Minggu (12/10) dini hari WIB. Namun, di tengah kekecewaan tersebut, asa baru kini tertumpu pada pundak Timnas Indonesia U-17 yang akan berjuang di ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada bulan November mendatang.

Langkah Timnas Senior Terhenti

Perjuangan Timnas Indonesia senior dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 harus berakhir. Dalam pertandingan krusial yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, skuad Garuda dipaksa mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 0-1.

Kekalahan ini secara otomatis menutup peluang Indonesia untuk melaju ke putaran final turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia dan menyisakan kekecewaan mendalam bagi para suporter. Hasil ini menjadi evaluasi besar bagi perjalanan sepak bola level senior di kancah internasional.

Skuad Garuda Muda U-17 Hadapi Tantangan Berat di Qatar

Kini, perhatian dan dukungan publik beralih ke Timnas Indonesia U-17 yang akan menjadi wakil Merah Putih di panggung dunia. Timnas U-17 dijadwalkan berkompetisi di Piala Dunia U-17 2025 yang akan diselenggarakan di Qatar pada 3 hingga 27 November 2025. Perjuangan mereka diyakini akan menjadi simbol penting regenerasi sepak bola nasional.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, Indonesia tergabung dalam Grup H yang terbilang berat. Skuad Garuda Muda akan menghadapi tiga lawan kuat dari konfederasi yang berbeda.

  • Pertandingan pertama akan dilakoni melawan wakil Afrika, Zambia U-17, pada 4 November pukul 22.45 WIB.
  • Pertandingan kedua datang dari raksasa Amerika Selatan, Brasil U-17, pada 7 November pukul 22.45 WIB.
  • Laga penutup fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan wakil zona CONCACAF, Honduras U-17, pada 10 November pukul 21.45 WIB.

Meskipun berada di grup yang sulit, penampilan Timnas U-17 di Piala Dunia ini diharapkan dapat menjadi pengobat kekecewaan sekaligus tolok ukur pembinaan usia muda yang menjadi fondasi masa depan sepak bola Indonesia.