JURNALZONE.ID – Kompetisi esports paling bergengsi, PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2025, resmi digelar di Thailand dengan melibatkan 40 tim terbaik dari seluruh penjuru dunia. Turnamen kasta tertinggi tahun ini telah memulai rangkaian pertandingannya sejak 24 November dan menyiapkan total hadiah fantastis mencapai tiga juta dolar AS.
Wakil Tunggal Indonesia
Dalam ajang berskala internasional ini, sorotan publik Tanah Air tertuju pada satu nama. Tercatat hanya ada satu tim asal Indonesia yang akan tampil berlaga di panggung dunia ini, yaitu Alter Ego Ares. Kehadiran mereka menjadi tumpuan harapan bagi penggemar PUBG Mobile di Indonesia untuk melihat wakilnya berprestasi di level global.
Format Kompetisi Empat Fase
Struktur turnamen tahun ini dirancang cukup kompleks untuk menyaring tim terbaik. Dijelaskan bahwa turnamen akan dibagi menjadi empat fase utama, yakni The Gauntlet, Babak Grup, Last Chance, dan puncaknya adalah Grand Final.
Fase pembuka, The Gauntlet, telah berlangsung pada 24-26 November di mana 16 tim bertarung untuk memperebutkan 7 tiket langsung ke Grand Final, sementara sisanya harus berjuang kembali di Babak Grup.
Selanjutnya, Babak Grup membagi 32 tim menjadi dua grup yang masing-masing berisi 16 tim. Tiga tim teratas dari setiap grup berhak lolos langsung ke Grand Final, sedangkan tim di posisi 4 hingga 11 akan mengadu nasib di babak Last Chance.
Daftar Tim yang Lolos Grand Final
Hingga saat ini, sejumlah tim telah memastikan tempat mereka di partai puncak. Dari fase The Gauntlet, tim yang berhasil lolos antara lain R8 Esports, ThunderTalk Gaming, Kara Esports, MadBulls, Alpha7 Esports, ULF Esports, dan D’Xavier.
Sementara itu, dari persaingan Grup Green, tiket Grand Final diamankan oleh Alpha Gaming, Dplus, dan GOAT Team. Adapun dari Grup Red, tim DRX, Regnum Carya, dan eArena sukses melaju ke babak akhir. Tim tuan rumah, Vampire Esports, juga dipastikan tampil di final sebagai wakil Thailand.
Jadwal Puncak Kompetisi
Rangkaian turnamen akan ditutup dengan babak Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 12-14 Desember mendatang.
“Smash Rule diberlakukan di Hari 3 pertandingan, maksimal hanya ada enam pertandingan di Hari 3.”.
Berdasarkan aturan tersebut, hari terakhir kompetisi akan menggunakan sistem Smash Rule yang memungkinkan pertandingan berakhir lebih cepat jika syarat tertentu terpenuhi, menambah ketegangan dalam perebutan gelar juara dunia.





