Kebiasaan mengisi bahan bakar minyak (BBM) dengan kondisi mesin kendaraan masih menyala merupakan tindakan berbahaya yang berisiko tinggi memicu kebakaran di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Para ahli keselamatan berkendara secara tegas mengingatkan bahwa aturan untuk mematikan mesin bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif krusial untuk menghindari potensi bencana fatal.
Risiko utama berasal dari uap bensin yang sangat mudah menguap dan terkonsentrasi di sekitar mulut tangki saat pengisian berlangsung. Menurut para pakar, uap yang pekat ini dapat dengan mudah tersulut oleh berbagai sumber pemicu api yang berasal dari kendaraan yang mesinnya masih beroperasi. Sumber percikan api bisa datang dari sistem kelistrikan berarus tinggi, busi, kipas pendingin yang menyala tiba-tiba, hingga panas ekstrem dari knalpot.
Para ahli menjelaskan bahwa mesin yang hidup memiliki banyak sekali potensi pemicu api.
“Setiap perubahan beban listrik pada mobil, misalnya saat kompresor AC tiba-tiba menyala, akan menambah peluang terjadinya percikan listrik. Getaran dari mesin yang hidup juga dapat membuat nozzle selang pengisian menjadi tidak stabil,” papar seorang pakar keselamatan.
Penjelasan ini menegaskan bahwa kombinasi uap bahan bakar dan sumber api dari mesin adalah resep sempurna untuk terjadinya kebakaran.
Aturan mematikan mesin ini juga berlaku untuk kendaraan dengan teknologi modern. Mobil dengan fitur auto start-stop harus dinonaktifkan fungsinya agar mesin tidak hidup secara mendadak.
Sementara itu, pada mobil hybrid, mode siap (ready) harus dimatikan untuk mencegah mesin bensin menyala otomatis saat baterai perlu diisi ulang. Pengguna mobil turbo juga diimbau untuk melakukan proses pendinginan mesin sebelum masuk atau setelah keluar dari area dispenser, bukan di dekatnya.
Oleh karena itu, mematuhi arahan petugas SPBU untuk mematikan mesin adalah tindakan disiplin sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa dan aset. Pastikan kendaraan dalam posisi aman, aktifkan rem parkir, dan matikan mesin sebelum memulai pengisian. Tindakan kecil ini secara efektif memutus rangkaian sebab-akibat yang bisa berujung pada kebakaran.




