Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja impresif pada penutupan sesi I perdagangan, Rabu (10/9/2025). IHSG berhasil melesat sebesar 80,8 poin atau 1,06% dan ditutup di level 7.709,41, menembus level psikologis 7.700 setelah bergerak di rentang 7.661 hingga 7.714.
Penguatan IHSG didorong oleh aktivitas transaksi yang ramai. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) hingga tengah hari, nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp 8,41 triliun. Angka tersebut berasal dari 16,47 miliar lembar saham yang diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 1.093.069 kali transaksi.
Dominasi sentimen positif di pasar terlihat jelas dari data pergerakan saham. Sebanyak 424 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga, sementara hanya 241 saham yang terkoreksi dan 143 saham lainnya stagnan. Dilaporkan bahwa tiga saham bahkan berhasil menyentuh batas auto rejection atas (ARA), menandakan tingginya minat beli investor pada saham-saham tersebut.
Kenaikan IHSG ditopang oleh penguatan di mayoritas sektor. Sektor infrastruktur menjadi pemimpin dengan lonjakan sebesar 1,46%. Diikuti oleh sektor barang konsumsi non-primer dan sektor properti yang sama-sama naik 1,37%, serta sektor keuangan yang menguat 1,35%.
Sementara itu, hanya dua sektor yang berada di zona merah, yaitu sektor barang baku yang melemah 0,83% dan sektor teknologi yang turun 0,61%.





