JURNALZONE.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan tren positif dan ditutup menguat pada akhir sesi I perdagangan, Senin (29/9/2025). Indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini tercatat naik 47,618 poin atau setara 0,59 persen, membawanya ke level psikologis 8.146,951.
Penguatan IHSG didukung oleh dominasi saham-saham yang bergerak di zona hijau. Data perdagangan mencatat, sebanyak 373 saham berhasil menguat, sementara 281 saham mengalami pelemahan, dan 142 saham lainnya tidak menunjukkan perubahan harga atau stagnan. Kenaikan juga diikuti oleh indeks saham-saham likuid, LQ45, yang terapresiasi 0,32 persen atau 2,563 poin ke posisi 805.176.
Aktivitas transaksi di bursa terpantau sangat ramai hingga jeda siang. Total volume perdagangan mencapai 27,779 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.611.330 kali. Adapun nilai transaksi secara keseluruhan tercatat menembus Rp12,949 triliun.
Saham-Saham Pendorong Indeks
Kenaikan IHSG pada sesi pertama ini ditopang oleh lonjakan harga pada sejumlah emiten yang masuk dalam jajaran top gainers. Saham PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS) memimpin penguatan dengan kenaikan 29,60 persen ke harga Rp162 per saham.
Menyusul di belakangnya adalah PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang meroket 28,00 persen ke level Rp128. Selain itu, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 23,72 persen, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menguat 21,93 persen, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melesat 19,83 persen.
Rupiah Ikut Menguat
Sentimen positif di pasar modal juga sejalan dengan pergerakan nilai tukar rupiah. Mengutip data Bloomberg pada waktu yang sama, kurs rupiah di pasar spot menunjukkan apresiasi terhadap dolar AS. Rupiah tercatat menguat 58,50 poin atau 0,35 persen ke level Rp16.679 per dolar AS.





