JURNALZONE.ID – Gelandang Everton, Idrissa Gueye, menyampaikan permintaan maaf emosional kepada seluruh skuad setelah insiden kontroversial yang melibatkan dirinya dan rekan setim, Michael Keane. Momen tersebut terjadi usai kemenangan dramatis 1-0 Everton atas Manchester United di Old Trafford pada Selasa (25/11/2025) dini hari WIB, di mana Gueye diusir wasit karena menampar wajah Keane.
Momen Emosional di Ruang Ganti
Gueye mencatatkan rekor yang tidak diinginkan sebagai pemain pertama di Premier League dalam 17 tahun terakhir yang menerima kartu merah akibat memukul rekan satu tim. Insiden ini bermula dari umpan keliru Gueye yang membahayakan pertahanan tim, memicu perdebatan panas dengan Keane yang berujung pada tamparan fisik.
Meskipun Gueye tidak sempat berbicara saat jeda pertandingan, ia mengambil inisiatif seusai laga ketika suasana ruang ganti sedang dipenuhi euforia kemenangan. Pemain asal Senegal itu meminta waktu khusus untuk berbicara di hadapan seluruh tim.
Ia menyampaikan penyesalan mendalam karena telah menampar Keane dan membuat tim harus berjuang ekstra keras dengan 10 pemain sejak menit ke-13. Permintaan maaf tulus tersebut disambut dengan tepuk tangan apresiasi dari para pemain Everton.
Pernyataan Resmi Gueye
Selain permintaan maaf langsung, Gueye juga merilis pernyataan melalui media sosialnya untuk menjernihkan situasi dan mengakui kesalahannya secara publik.
“Saya ingin meminta maaf pertama kepada Michael Keane. Saya bertanggung jawab penuh atas reaksi saya. Saya juga meminta maaf kepada rekan setim, staf, para penggemar, dan klub.”
“Apa yang terjadi tidak mencerminkan diri saya atau nilai-nilai yang saya pegang. Emosi bisa memuncak, tetapi tidak ada alasan untuk perilaku seperti itu. Saya akan memastikan hal ini tidak terulang.”
Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa ia menyadari tindakannya melanggar nilai-nilai profesionalisme dan berjanji untuk memperbaiki kontrol emosinya di masa depan.
Ancaman Sanksi dan Absen Panjang
Meski pelatih David Moyes sempat berkelakar mengenai insiden tersebut, Gueye yang kini berusia 36 tahun tetap menghadapi konsekuensi serius. Ia terancam sanksi disiplin internal klub berupa denda, sesuai aturan standar Everton terkait kartu merah.
Lebih jauh lagi, Everton berpotensi kehilangan jasa Gueye hingga pergantian tahun. Setelah menjalani hukuman larangan bermain tiga laga melawan Newcastle, Bournemouth, dan Nottingham Forest, Gueye kemungkinan besar akan langsung bergabung dengan Timnas Senegal untuk persiapan Piala Afrika 2025. Ia diperkirakan baru akan kembali tersedia saat Everton menghadapi Chelsea pada pertengahan Januari mendatang.





