Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Titik Tangerang Selatan

Banjir di Sejumlah Titik Tangerang Selatan

JURNALZONE.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan dalam durasi cukup lama pada Selasa (18/11/2025) siang mengakibatkan banjir di sejumlah titik krusial. Peristiwa ini menjadi pusat perhatian publik setelah akun Instagram informasi kota, @tangsel.info, mengunggah serangkaian video yang memperlihatkan kondisi genangan air yang mengganggu lalu lintas.

Unggahan tersebut segera memancing respons masif dari warganet yang memberikan laporan pandangan mata mengenai situasi terkini. Selain melaporkan lokasi terdampak, kolom komentar dipenuhi keluhan masyarakat mengenai kualitas infrastruktur, khususnya sistem drainase yang dinilai gagal menampung debit air hujan yang tinggi.

Laporan Warga dan Kondisi Lapangan

Dilansir dari pantauan media sosial tersebut, sejumlah pengguna memberikan detail lokasi yang terdampak cukup parah. Salah satu laporan datang dari akun @ramaaditya_n yang menyoroti kondisi di jalur vital transportasi warga.

“Kondisi cukup parah terjadi di kawasan Tanah Tinggal menuju Stasiun Sudimara, ketinggian air sudah masuk kategori tinggi,” ungkapnya dalam kolom komentar.

Lebih lanjut, akun tersebut juga menyinggung proyek infrastruktur yang sedang berjalan. Ia mencatat bahwa drainase di Pamulang, yang saat ini tengah dikerjakan bersamaan dengan pembangunan trotoar, justru ikut tergenang. Hal ini memicu kritik mengenai efektivitas pembangunan fasilitas publik di tengah musim penghujan.

Sementara itu, pengguna lain dengan akun @_chuba.chibi turut mencari konfirmasi mengenai video pertama yang beredar, yang diduga berlokasi di kawasan Cipayung. Interaksi ini menunjukkan bahwa dampak hujan deras dirasakan cukup merata di berbagai kecamatan.

Menunggu Respons Pemerintah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi atau rilis penanganan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan terkait banjir hari ini.

Kendati demikian, narasi yang berkembang di media sosial mengindikasikan desakan kuat dari warga agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap perbaikan drainase dan fasilitas publik guna mencegah banjir berulang.