FC Utrecht harus puas berbagi angka dengan tamunya, FC Twente, dalam lanjutan kompetisi Eredivisie musim ini. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Galgenwaard, Minggu (7/12) malam WIB, kedua kesebelasan mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1 setelah melewati pertarungan fisik yang ketat dan diwarnai sejumlah penyelamatan krusial.
Babak Pertama, Intensitas Tanpa Gol
Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dengan tempo tinggi. Tuan rumah Utrecht berupaya mengambil kendali permainan melalui kombinasi cepat Victor Jensen dan Gjivai Zechiël. Namun, ritme serangan mereka kerap terhenti oleh duel fisik yang intens di lini tengah, di mana Mike van der Hoorn dan Ramiz Zerrouki terlihat paling sibuk dalam perebutan bola.
Meskipun berjalan alot, sejumlah peluang berbahaya sempat tercipta. Twente memberikan ancaman serius pada menit ke-28 lewat sundulan Daan Rots yang memanfaatkan umpan silang Sondre Ørjasæter, namun bola masih melenceng tipis.
Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-41 dan 43, Utrecht membalas lewat sepakan El Karouani dan Zechiël. Sayangnya, upaya kedua tim belum mampu mengubah papan skor hingga babak pertama usai.
Saling Balas Gol di Paruh Kedua
Memasuki babak kedua, Utrecht tampil lebih agresif dengan dukungan penuh suporter mereka. Inisiatif serangan ini akhirnya membuahkan hasil ketika skema serangan terstruktur di area kotak penalti sukses dikonversi menjadi gol pembuka keunggulan bagi tuan rumah.
Namun, euforia Utrecht tidak berlangsung lama. FC Twente merespons dengan cepat dan efektif. Memanfaatkan ruang kosong di pertahanan lawan, serangan balik cepat Twente berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang tersebut, laga menjadi semakin terbuka dengan kedua tim saling melancarkan serangan lewat pergerakan El Karouani di kubu Utrecht dan Sam Lammers di kubu Twente.
Kiper Jadi Pahlawan
Hasil imbang ini tidak lepas dari performa gemilang kedua penjaga gawang yang menjadi sorotan utama. Vasilios Barkas di bawah mistar Utrecht tampil sigap, termasuk melakukan penyelamatan penting saat menepis tembakan keras Ørjasæter. Sementara itu, Lars Unnerstall di kubu Twente menjadi tembok kokoh yang berulang kali menggagalkan peluang emas Utrecht, terutama tendangan jarak jauh dari El Karouani.
Secara keseluruhan, hasil 1-1 dinilai sebagai skor yang adil bagi kedua tim yang sama-sama menunjukkan potensi besar untuk menyulitkan tim papan atas Eredivisie musim ini.