Pertandingan sengit pada pekan ke-13 BRI Super League yang mempertemukan Persita Tangerang melawan Malut United di Indomilk Arena harus berakhir tanpa pemenang. Laga yang berjalan ketat sejak menit awal ini diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR) yang membatalkan gol tuan rumah, sehingga memaksa kedua kesebelasan puas berbagi satu poin setelah skor kacamata 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Posisi Klasemen Sementara
Hasil imbang ini berdampak langsung pada posisi kedua tim di tangga klasemen sementara. Tambahan satu poin membuat Malut United tetap bertengger di posisi kelima dengan koleksi 21 poin dari 11 pertandingan yang telah dijalani.
Sementara itu, Persita Tangerang harus puas berada satu tingkat di bawahnya. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini menempati peringkat keenam dengan mengumpulkan 19 poin dari 12 laga. Persaingan di papan tengah menuju papan atas semakin ketat dengan hasil seri ini.
Jalannya Babak Pertama
Babak pertama diwarnai oleh pertarungan taktis yang intens. Tuan rumah Persita tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, namun mereka kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Malut United untuk menciptakan peluang berbahaya. Beberapa upaya sempat tercipta, termasuk sundulan Hokky Caraka pada menit ke-19, namun belum mampu mengoyak jala gawang lawan.
Di sisi lain, Malut United justru mulai menemukan ritme permainan menjelang akhir babak pertama. Tim tamu memberikan ancaman serius melalui tendangan bebas Pablo Ganet. Puncak serangan Malut terjadi pada menit ke-42 lewat aksi David da Silva. Beruntung bagi tuan rumah, ancaman tersebut berhasil ditepis oleh barisan pertahanan Persita, termasuk aksi blok krusial dari Javlon Gusyenov yang menyelamatkan gawangnya. Skor 0-0 pun mengantar kedua tim ke ruang ganti.
Drama Gol Dianulir VAR
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat dan menyajikan drama yang menegangkan. Publik Indomilk Arena sempat bersorak gembira tak lama setelah kick-off babak kedua. Hokky Caraka berhasil menggetarkan jala gawang Malut United melalui skema serangan balik cepat yang mematikan.
Namun, euforia tersebut tidak berlangsung lama. Wasit memutuskan untuk meninjau kejadian tersebut melalui layar VAR. Setelah pemeriksaan, gol tersebut dianulir karena terdeteksi adanya pelanggaran dalam proses terjadinya gol. Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi semangat juang tim tuan rumah.
Di masa injury time, Malut United mencoba memanfaatkan situasi dengan bermain lebih ofensif melalui pergerakan Tyronne del Pino dan rekan-rekannya. Sayangnya, upaya tersebut hanya berujung pada sepak pojok tanpa menghasilkan gol. Hingga laga usai, kedudukan imbang 0-0 tetap tidak berubah.