JURNALZONE.ID – Tim RRQ Hoshi harus menelan pil pahit setelah dipastikan gagal melaju ke babak playoff MPL Indonesia Season 16 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Meskipun berhasil memenangkan laga penentuan melawan Natus Vincere (NAVI) dengan skor akhir 2-1, kemenangan tersebut tidak cukup untuk mengamankan posisi mereka, dan tiket terakhir playoff resmi menjadi milik NAVI berkat keunggulan selisih game.
Harapan Awal di Game Pertama
Memasuki pertandingan dengan peluang lolos yang tipis, yakni hanya 25 persen, RRQ Hoshi tampil menekan sejak awal. Meski sempat tertinggal di fase early game, Sang Raja dari Segala Raja berhasil membalikkan keadaan. Mereka sukses mengamankan game pertama dalam waktu 18 menit 24 detik dengan total perolehan 14 kill berbanding 8 kill milik NAVI.
Pada game ini, ToYy yang menggunakan hero Karrie menjadi bintang kemenangan bagi RRQ. Performanya yang gemilang dengan catatan 7 kill dan 7 assist membuatnya dinobatkan sebagai player of the game, sekaligus membuka asa bagi timnya untuk lolos ke babak selanjutnya.
Game Kedua Jadi Penentu Kegagalan RRQ
Pertarungan sesungguhnya terjadi di game kedua, di mana pemenangnya dipastikan akan mengunci slot playoff. RRQ yang menurunkan komposisi hero solid awalnya mampu mengimbangi permainan agresif dari NAVI. Namun, NAVI tampil lebih disiplin dan terus menekan pertahanan RRQ.
Dilansir dari siaran langsung pertandingan, pertahanan kokoh RRQ sempat menggagalkan tiga kali upaya NAVI untuk menghancurkan base mereka. Akan tetapi, pada menit ke-25, pertahanan Sang Raja akhirnya runtuh. Kemenangan NAVI di game kedua ini secara matematis memastikan mereka lolos ke playoff, karena selisih game mereka tidak lagi bisa dikejar oleh RRQ. Momen ini menjadi penentu kegagalan bersejarah bagi RRQ.
Kemenangan yang Tak Berarti
Meskipun sudah dipastikan tersingkir, RRQ tetap bermain profesional dan berhasil merebut kemenangan di game ketiga, menutup pertandingan dengan skor akhir 2-1. Namun, hasil ini terasa pahit karena tidak mengubah nasib mereka.
Berdasarkan klasemen akhir, RRQ Hoshi dan NAVI sama-sama memiliki rekor pertandingan 6-10. Akan tetapi, NAVI unggul tipis dalam selisih atau difference game dengan perolehan -6, sementara RRQ harus puas dengan perolehan -7. Kekalahan di game kedua menjadi faktor krusial yang mengubur mimpi RRQ untuk berlaga di babak playoff musim ini.





