JURNALZONE.ID – Babak pertama pertandingan penentuan antara Timnas Indonesia melawan Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia telah berakhir. Meski Skuad Garuda tampil lebih dominan dan menciptakan sejumlah peluang, skor kacamata 0-0 tetap bertahan hingga wasit Ma Ning meniup peluit turun minum.
Dominasi Garuda Buntu di Penyelesaian Akhir
Sejak awal pertandingan, Indonesia berusaha mengambil kendali permainan. Meski Irak sempat menekan di menit ke-5 melalui bola mati, pertahanan Indonesia tampil solid untuk menghalau setiap ancaman.

Skuad Garuda mulai menemukan ritme dan menciptakan peluang berbahaya. Pada menit ke-8, tembakan keras Calvin Verdonk dari luar kotak penalti berhasil diblok dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Enam menit berselang, Indonesia mendapatkan peluang emas. Kerja sama apik diakhiri dengan umpan tarik Thom Haye di mulut gawang, namun Mauro Zijlstra gagal menyontek bola.
Memasuki menit ke-25, Thom Haye kembali menjadi motor serangan. Umpannya berhasil ditanduk oleh Ricky Kambuaya, tetapi bola berhasil disapu bersih oleh bek Irak sebelum sempat disambar Mauro. Aliran bola Indonesia tampak lebih hidup, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama.
Laga Keras, Dua Kartu Kuning untuk Indonesia
Menjelang akhir babak pertama, tensi pertandingan meningkat. Wasit Ma Ning terpaksa mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Indonesia, yaitu Calvin Verdonk dan Ricky Kambuaya, akibat pelanggaran keras.
Sebuah insiden juga terjadi saat kiper Maarten Paes harus mendapatkan perawatan medis setelah berbenturan dengan pemain Irak ketika mengamankan bola dari skema tendangan bebas. Setelah tambahan waktu 4 menit, skor 0-0 tidak berubah.





