Harga Saham DEWA Terkoreksi Dalam pada Perdagangan Jumat (5/12)

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Saham DEWA

JURNALZONEID – Pergerakan saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kembali mengalami tekanan jual yang signifikan pada perdagangan akhir pekan, Jumat (5/12/2025). Emiten kontraktor pertambangan yang berada di bawah naungan Grup Bakrie ini pada perdagangan hari ini pukul 15.47 WIB mengalami penurunan tajam sebesar 4,67 persen, menyentuh level Rp408 per lembar saham.

Tekanan Jual Sepanjang Hari

Berdasarkan data ringkasan pasar hingga pukul 15.33 WIB, harga saham DEWA terkoreksi sebesar 20 poin dari harga penutupan sebelumnya di angka Rp428. Sepanjang hari ini, pergerakan saham terpantau berada di zona merah dengan rentang harga terendah Rp408 dan tertinggi Rp426, serta mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar Rp16,60 triliun.

Pelemahan harga ini sebenarnya sudah terlihat sejak pembukaan sesi pagi. Laporan pasar mencatat bahwa pada sekitar pukul 09.18 WIB, saham DEWA sudah turun 2,34 persen ke posisi Rp418 per lembar. Aktivitas transaksi tergolong sangat tinggi dengan volume perdagangan mencapai lebih dari 484 juta saham.

Aksi Divestasi Picu Tren Negatif

Penurunan harga saham DEWA ini tidak lepas dari sentimen negatif yang membayangi pasar belakangan ini. Pelemahan ini beriringan dengan aksi divestasi besar yang dilakukan oleh salah satu pemegang saham utamanya, PT Andhesti Tungkas Pratama, pada akhir bulan lalu.

“Andhesti Tungkas Pratama secara resmi memangkas kepemilikan sahamnya di DEWA dengan menjual sebanyak 335,76 juta saham. Transaksi divestasi tersebut dipatenkan pada 28 November 2025,”.

Dari pernyataan data tersebut, dijelaskan bahwa aksi pelepasan saham dalam jumlah besar ini memicu tren negatif yang berkepanjangan bagi emiten. Tercatat, tren penurunan saham DEWA telah berlangsung sejak 3 Desember 2025, bahkan sempat menyentuh titik terendah pada Kamis (4/12) ketika saham melemah hampir 7 persen.

Catatan Transaksi Investor

Selain faktor divestasi, tingginya tekanan jual dari para pemodal di pasar reguler turut memperparah koreksi harga. Data perdagangan menunjukkan adanya nilai transaksi total mencapai lebih dari Rp202 miliar yang melibatkan lebih dari 16 ribu kali transaksi.

Lebih lanjut, data perdagangan juga menunjukkan adanya penjualan bersih (net sell) sebesar Rp27,8 miliar dari investor. Aksi jual masif ini menahan laju saham DEWA untuk bangkit, sehingga harus rela ditutup pada zona merah di akhir pekan ini.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini