Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026 pukul 14.57 WIB, memperlihatkan dinamika menarik pada sektor perbankan. Mayoritas saham bank kelas berat terpantau bergerak di zona hijau menjelang penutupan pasar.
Hingga sore hari ini, tiga dari empat emiten perbankan raksasa sukses mempertahankan tren positif. Sebaliknya, satu emiten masih tertahan di zona merah akibat tekanan jual yang terjadi sejak sesi perdagangan pagi.
Saham BBCA (PT Bank Central Asia Tbk) mencatatkan kenaikan harga sebesar Rp75,00 atau menguat 0,96% ke level Rp7.875,00. Emiten dengan kapitalisasi pasar Rp961,08 T ini sempat menyentuh harga tertinggi di angka Rp7.925,00 setelah dibuka pada level Rp7.800,00.
Meskipun sempat berfluktuasi, posisi terendah Saham BBCA hari ini tertahan di level Rp7.800,00. Saat ini, raksasa perbankan swasta tersebut memiliki rasio P/E sebesar 16,87 dengan imbal hasil dividen mencapai 3,87%.
Selanjutnya, Saham BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk) menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 1,03% atau bertambah Rp40,00 ke posisi Rp3.910,00. Saham BBRI dibuka pada harga Rp3.850,00 dan sempat menyentuh level tertinggi hari ini di Rp3.940,00.
Adapun titik terendah Saham BBRI dalam perdagangan hari ini tercatat pada level Rp3.840,00. Dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp588,17 T, emiten ini menawarkan dividen yield yang cukup menarik bagi investor yakni sebesar 8,83%.
Kinerja positif juga dibukukan oleh Saham BMRI (PT Bank Mandiri (Persero) Tbk) yang menguat 0,50% atau naik Rp25,00 menuju level Rp5.025,00. Saham BMRI sempat mengalami volatilitas tinggi pada pukul 10.00 WIB hingga menyentuh level terendah harian di Rp5.000,00.
Bank Mandiri mencatatkan harga tertinggi harian untuk Saham BMRI di level Rp5.100,00. Saat ini, emiten dengan kapitalisasi pasar Rp464,31 T tersebut memiliki rasio P/E di angka 9,11 dengan imbal hasil dividen sebesar 4,31%.
Berbeda nasib, Saham BBNI (PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk) justru mengalami kontraksi sebesar 0,43% atau turun Rp20,00 ke posisi Rp4.610,00. Padahal, Saham BBNI sempat menguat ke harga tertinggi harian di level Rp4.730,00 setelah dibuka pada Rp4.630,00.
Hingga pukul 14.57 WIB (5/2), harga terakhir Saham BBNI berada di titik terendah hariannya. Bank dengan nilai pasar Rp170,59 T ini tercatat memiliki rasio P/E paling rendah di angka 8,58 dengan yield dividen sebesar 8,11%.