Harga Emas Dunia Bergerak Tipis, Investor Pantau Data Tenaga Kerja AS dan Kebijakan The Fed

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Harga emas dunia mengalami penguatan terbatas pada Kamis (8/1/2026), seiring dengan antisipasi investor terhadap rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang krusial. Data nonfarm payrolls (NFP) ini diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Tekanan Jangka Pendek dari Penyesuaian Indeks Komoditas

Meskipun ada sentimen positif dari penantian data ekonomi AS, penguatan harga emas masih dibatasi oleh tekanan jangka pendek yang berasal dari proses penyesuaian indeks komoditas tahunan Bloomberg. Proses rebalancing bobot indeks ini, yang dimulai pekan ini, bertujuan agar indeks tetap selaras dengan kondisi pasar terkini.

Emas spot tercatat naik sebesar 0,47 persen, mencapai USD4.477,56 per troy ons. Sebelumnya, harga sempat menyentuh level terendah harian di USD4.406,89.

Analisis Pasar dan Proyeksi

Bob Haberkorn, Senior Market Strategist RJO Futures, memberikan pandangannya mengenai dampak penyesuaian indeks komoditas. “Untuk beberapa sesi ke depan, emas dan perak akan berada di bawah tekanan selama proses penyesuaian indeks komoditas berlangsung,” ujarnya, seperti dikutip dari Reuters. Analisis ini menyoroti bahwa volatilitas dalam jangka pendek kemungkinan akan terus berlanjut hingga proses rebalancing selesai.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini

TERKAIT