Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Ringkasan Sebuah Bacaan

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

3 hal penting dalam membuat rangkuman

JURNALZONE.ID – Membuat ringkasan yang baik merupakan salah satu keterampilan esensial dalam dunia akademik maupun profesional. Proses ini tidak hanya menuntut kemampuan memadatkan informasi, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap materi yang dibaca.

Untuk menghasilkan sebuah rangkuman yang padat dan informatif, terdapat tiga langkah mendasar yang harus dilakukan secara berurutan. Dilansir dari berbagai sumber literasi, proses ini dimulai dari pemahaman menyeluruh, pencatatan ide pokok, hingga penyusunan ulang menjadi sebuah tulisan yang ringkas dan koheren. Dengan mengikuti metode ini, seseorang dapat menyerap esensi bacaan secara lebih efisien.

1. Membaca dan Memahami Isi secara Menyeluruh

Langkah pertama yang krusial sebelum mulai menulis adalah membaca keseluruhan teks secara saksama. Tahap ini bukan sekadar memindai kata per kata, melainkan bertujuan untuk memahami konteks, gagasan utama, dan alur pemikiran yang disampaikan penulis.

Para ahli pendidikan menekankan bahwa tanpa pemahaman yang utuh, ringkasan yang dihasilkan berisiko menjadi tidak akurat atau kehilangan poin-poin terpenting dari bacaan aslinya. Dianjurkan untuk membaca setidaknya dua kali jika materi yang dihadapi cukup kompleks.

2. Mencatat Gagasan Pokok dan Poin Penting

Setelah memahami isi bacaan, langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi dan mencatat semua pokok pikiran atau gagasan utama. Poin-poin ini biasanya terdapat di awal atau akhir paragraf sebagai kalimat topik. Selain itu, catat juga data, fakta, atau argumen pendukung yang dianggap vital.

Proses ini dapat dilakukan dengan menggarisbawahi kalimat penting atau menuliskannya dalam bentuk daftar. Tahapan ini berfungsi sebagai fondasi atau kerangka dasar yang akan digunakan untuk menyusun ringkasan akhir.

3. Menyusun Ulang Pokok Pikiran Menjadi Ringkasan

Tahap terakhir adalah merangkai kembali semua gagasan pokok yang telah dicatat menjadi sebuah paragraf atau tulisan singkat yang padu. Pada proses ini, sangat penting untuk menggunakan bahasa sendiri dan tidak sekadar menyalin kalimat dari teks asli.

Menurut para pakar bahasa, penggunaan kalimat sendiri menunjukkan bahwa seseorang telah benar-benar memahami materi. Pastikan untuk menggunakan konjungsi atau kata hubung yang tepat agar alur ringkasan menjadi logis dan mudah dipahami oleh pembaca.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini