Jurnalzone.id – Bupati Pati, Sudewo, akhirnya angkat bicara mengenai langkah DPRD Kabupaten Pati yang secara bulat menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk memakzulkan dirinya. Ditemui di Kantor Bupati Pati pada Rabu (13/8), Sudewo menyatakan menghormati proses hukum dan politik tersebut seraya menyebut insiden demonstrasi besar sebagai sebuah pembelajaran.
Hormati Proses dan Anggap Sebagai Pembelajaran
Menanggapi keputusan dewan yang didukung seluruh fraksi, Sudewo menunjukkan sikap kooperatif. “Ya itu kan Hak Angket yang dimiliki DPRD. Jadi saya menghormati Hak Angket tersebut, paripurna tersebut,” kata Sudewo kepada wartawan.
Ia juga mengambil pelajaran dari gejolak sosial yang terjadi dan berharap ini menjadi yang terakhir kalinya agar pembangunan dan pelayanan publik dapat kembali berjalan lancar.
“Dengan kejadian yang semacam ini, ini saya harapkan jadi pembelajaran semua warga Kabupaten Pati dan pembelajaran bagi saya, mudah-mudahan ini adalah kejadian yang terakhir, tidak akan terulang lagi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sudewo berpesan agar masyarakat menjaga kekompakan dan tidak mudah terhasut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Ya ini pembelajaran bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Pati untuk menjaga soliditas, menjaga kekompakan, jangan sampai terprovokasi oleh siapa pun,” tegasnya.
Keputusan Bulat DPRD di Tengah Eskalasi Anarkis
Keputusan DPRD untuk menggulirkan hak angket diambil dalam rapat paripurna darurat yang digelar hanya beberapa jam setelah demonstrasi di depan kantor bupati berubah menjadi anarkis.
Dilaporkan, aksi massa diwarnai perusakan fasilitas publik, termasuk pecahnya kaca kantor bupati, robohnya gerbang, hingga sebuah mobil polisi dibakar. Pihak kepolisian merespons dengan tembakan gas air mata dan meriam air, serta menyatakan bahwa aksi tersebut telah disusupi oleh kelompok anarko.
Sikap tegas DPRD ini diambil dengan pertimbangan kondisi sosial. “Mencermati kondisi di masyarakat, menimbang banyak masyarakat yang terluka, maka sepakat mengambil hak angket dan pembentukan Pansus,” kata salah seorang pimpinan DPRD Pati.
Dukungan untuk pemakzulan datang dari seluruh partai di dewan. Sekretaris Fraksi PDIP, Danu Iksan, secara terbuka menyatakan sikap fraksinya. “Kita dari PDIP kita menerima aspirasi masyarakat untuk pemakzulan Bupati Pati Sudewo,” katanya.
Update terbaru, baca di Berita Pemakzulan Bupati Pati