Gumpalan Awan Hitam Beraroma Asam Gegerkan Warga Subang, Ini Kata BMKG

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Gumpalan Awan Hitam

Fenomena gumpalan busa berwarna hitam yang melayang di langit Subang, Jawa Barat, dan viral di media sosial, dipastikan bukan berasal dari kejadian alam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat (Jabar) menyatakan fenomena itu lebih mungkin berasal dari aktivitas di permukaan bumi, seperti limbah industri.

Kejadian ini sempat membuat geger warga setempat. Seorang warga bernama Agung mengatakan, awalnya banyak yang mengira gumpalan itu adalah awan hitam pekat, bahkan ada yang menganggapnya sebagai parasut dalam jumlah banyak.

Saat didekati, Agung menyebut gumpalan itu mengeluarkan aroma yang tidak sedap.

“Baunya sih asem sedikit. Terus pas disiram air langsung hilang,” katanya.

Agung juga menuturkan bahwa fenomena ini baru pertama kali terjadi di wilayah mereka. Ia mengungkapkan kecurigaan warga bahwa busa hitam itu berasal dari pabrik di sekitar lokasi.

“Orang-orang bilangnya dari pabrik. Di sini ada dua pabrik paling dekat, satu produksi gula cair, satunya tepung. Tapi belum tahu pastinya dari mana,” ungkapnya.

Menanggapi fenomena yang meresahkan tersebut, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jabar, Teguh Rahayu, memberikan penjelasan ilmiah. Ia menegaskan bahwa busa tersebut dipastikan bukan merupakan kejadian alam yang disebabkan oleh proses cuaca atau aktivitas atmosfer.

Menurut Teguh Rahayu, berdasarkan kajian awal dari aspek meteorologi, fenomena tersebut tidak sesuai dengan pola pembentukan awan atau cuaca pada umumnya.

Berangkat dari analisis itu, BMKG Jabar menyimpulkan bahwa busa hitam tersebut lebih mungkin terbentuk dari material ringan di permukaan bumi. Material tersebut, misalnya busa atau bahan limbah, kemudian terangkat ke udara oleh embusan angin.

Meski demikian, untuk memastikan sumber pasti dari busa tersebut, BMKG Jabar menyarankan agar investigasi lebih lanjut dilakukan oleh instansi lain yang berwenang.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini