Google Segera Jadikan AI Mode Default di Mesin Pencarinya

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

AI Mode Google Menjadi Default

JURNALZONE.ID – Logan Kilpatrick, manajer produk utama yang menangani Google DeepMind dan Gemini, mengonfirmasi bahwa “AI Mode” akan segera ditetapkan sebagai tampilan standar (default) pada layanan Google Search. Pernyataan singkat namun signifikan ini disampaikan melalui platform media sosial X pada Sabtu (6/9/2025), menandai langkah besar Google dalam evolusi mesin pencarinya.

Konfirmasi ini muncul sebagai balasan atas desakan seorang pengguna X dengan nama akun BURKOV, yang menyatakan bahwa Google berada dalam “momen Kodak” dan harus segera menjadikan AI sebagai fitur utama untuk bersaing. Kilpatrick menanggapi desakan tersebut dengan jawaban singkat, “soon :)” atau “segera :)”.

“It must be the default. I know it’s scary, but one one more click means infinity. This is Google’s Kodak moment. I hope you learned from history books,” tulis BURKOV dalam cuitannya. Pernyataan ini menegaskan adanya tekanan bagi Google untuk tidak tertinggal, terutama dengan disebutkan adanya “700 juta pengguna ChatGPT” sebagai situasi yang sulit untuk dikejar.

Langkah ini sejatinya bukanlah sebuah kejutan. Sebelumnya, CEO Google Sundar Pichai dan Kepala Google Search Liz Reid telah berulang kali menyatakan bahwa AI adalah masa depan dari mesin pencari. Pengumuman ini memperkuat komitmen perusahaan untuk mengintegrasikan teknologi AI secara lebih mendalam ke dalam produk intinya.

Perkembangan ini menyusul langkah Google pada hari Jumat (5/9/2025) yang mulai mengarahkan laman google.com/ai langsung ke antarmuka AI Mode. Saat ini, Google AI Mode juga telah diperluas ketersediaannya dari tiga negara menjadi 180 negara di seluruh dunia, menunjukkan kesiapan infrastruktur untuk perubahan besar ini.

Ikuti terus persaingan raksasa teknologi dan inovasi AI terkini yang akan mengubah cara kita mencari informasi hanya di Jurnalzone.id.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini