JURNALZONE.ID – Google DeepMind hari ini resmi meluncurkan Gemini 3, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diklaim sebagai langkah signifikan menuju Artificial General Intelligence (AGI). Model ini menghadirkan kemampuan reasoning tercanggih serta fitur agentic dan vibe coding yang secara performa jauh mengungguli pendahulunya, Gemini 2.5 Pro.
Peluncuran ini ditandai dengan kehadiran Gemini 3 Pro dalam versi preview yang mulai diintegrasikan ke berbagai ekosistem produk Google. Langkah ini memungkinkan pengguna memanfaatkan teknologi tersebut untuk kebutuhan belajar, perencanaan, hingga kreasi visual, sekaligus memperkenalkan mode baru bernama Gemini 3 Deep Think.
Dominasi Benchmark Global
Gemini 3 Pro mencatatkan prestasi gemilang dengan menempati posisi teratas di LMArena Leaderboard melalui perolehan skor 1501 poin. Kemampuan reasoning model ini bahkan setara dengan level PhD, dibuktikan dengan dominasi skor tertinggi pada pengujian Humanity’s Last Exam dan GPQA Diamond.
Selain itu, model ini menetapkan standar baru bagi model frontier di bidang matematika melalui pencapaiannya di MathArena Apex.
Keunggulan Multimodal dan Fakta
Dilansir dari laman resmi Google, kemampuan multimodal model ini tidak tertandingi dalam memproses teks maupun visual secara bersamaan. Skor tinggi pada MMMU-Pro (81%) dan Video-MMMU (87,6%) menegaskan keandalan Gemini 3 dalam menyelesaikan masalah sains yang kompleks. Akurasi fakta juga meningkat tajam, terlihat dari skor 72,1% pada SimpleQA Verified, menjadikannya mitra berpikir yang andal dan minim kesalahan.
Mewakili tim pengembang, Demis Hassabis selaku CEO Google DeepMind bersama Koray Kavukcuoglu menyatakan:
“Gemini 3 adalah model terbaik di dunia untuk pemahaman multimodal, sekaligus model agentic dan vibe coding paling canggih yang kami miliki, menghadirkan visualisasi yang lebih kaya dan interaktivitas yang lebih mendalam — semuanya dibangun di atas fondasi reasoning tercanggih.”
Dari pernyataan tersebut, ditegaskan bahwa fokus utama pengembangan ini adalah memberikan perspektif baru bagi pengguna melalui respons yang cerdas dan ringkas, bukan sekadar jawaban klise.
Mode Deep Think
Google juga memperkenalkan Gemini 3 Deep Think, sebuah mode reasoning yang lebih intensif untuk memecahkan masalah yang sangat rumit. Dalam pengujian internal, mode ini mampu melampaui performa versi Pro pada Humanity’s Last Exam dan mencetak skor preseden baru di ARC-AGI, membuktikan kapabilitasnya dalam menghadapi tantangan logika tingkat tinggi.





