Gerald Vanenburg, Gagal di Piala Asia U-23 dan Runner Up AFF

Gerald Vanenburg

Perombakan besar di jajaran kepelatihan Timnas Indonesia tidak hanya berhenti di level senior. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) juga secara resmi memberhentikan pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh pada Kamis (16/10/2025).

Keputusan ini diambil setelah Vanenburg dinilai gagal total membawa Garuda Muda berprestasi, terutama setelah tidak berhasil meloloskan tim ke putaran final Piala Asia U-23.

Kegagalan di Dua Ajang Krusial

Kinerja Gerald Vanenburg selama menangani Timnas U-23 dinilai tidak memberikan kesan positif dalam dua turnamen besar yang diikutinya. Pada ajang Piala AFF U-23, di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, Garuda Muda hanya mampu mencapai posisi runner-up. Mereka harus mengakui keunggulan Vietnam di partai final setelah takluk dengan skor tipis 0-1.

Sementara itu, pada ajang yang lebih krusial, Kualifikasi Piala Asia U-23, tim asuhannya gagal menjadi juara grup. Dari tiga pertandingan yang dijalani, Indonesia hanya meraih satu kemenangan melawan Makau, kemudian ditahan imbang oleh Laos, dan puncaknya tumbang di tangan Korea Selatan. Hasil tersebut secara otomatis menutup pintu bagi Indonesia untuk melaju ke putaran final.

Penurunan Prestasi yang Signifikan

Kegagalan melaju ke putaran final Piala Asia U-23 menjadi catatan merah yang paling disorot. Pasalnya, pada edisi turnamen sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan melaju hingga babak semifinalis.

Penurunan prestasi yang drastis di bawah asuhan Vanenburg ini menjadi pertimbangan utama PSSI untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan pelatih asal Belanda tersebut.