JURNALZONE.ID – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,8 mengguncang Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu (5/11/2025) pukul 18:37 WITA. Guncangan kuat tersebut menimbulkan kepanikan warga, memaksa evakuasi pasien di rumah sakit, dan menyebabkan kerusakan di sejumlah bangunan, termasuk rumah warga dan Bandara Juwata.
Berdasarkan informasi dari Stasiun Geofisika Balikpapan, lokasi gempa berada di 3,33 Lintang Utara dan 117,82 Bujur Timur. Pusat gempa teridentifikasi berjarak 24 kilometer arah Tenggara Tarakan dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer.
Kepanikan di RSUD dan Kesaksian Pasien
Getaran gempa yang terasa jelas di pusat kota dan pesisir memicu kepanikan warga. Sejumlah warga bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Kepanikan juga meluas ke fasilitas layanan publik. Di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan, alarm peringatan darurat sempat berbunyi tak lama setelah getaran dirasakan. Pasien dan tenaga medis berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri ke halaman rumah sakit.
Salah satu pasien, Sofiya, menceritakan bahwa getaran terasa sangat kuat di bangsal perawatan tempat ia dirawat. Seluruh pasien, kata dia, diarahkan oleh petugas medis untuk segera menuju tangga darurat.
“Saya dibantu keluarga dan perawat untuk turun, karena tangan masih diinfus. Tapi untungnya kondisi saya sudah agak membaik, jadi tidak perlu dibopong ke lantai bawah,” ujarnya.
Sofiya menuturkan suasana panik sempat terjadi saat evakuasi, di mana beberapa pasien yang menggunakan kursi roda dan tandu ikut dibawa ke halaman.
“Waktu gempa itu terasa banget, sampai peralatan medis bergoyang. Semua orang spontan keluar,” katanya.
Kerusakan Rumah Warga dan Fasilitas Publik
Guncangan gempa M 4,8 ini dilaporkan menimbulkan kerusakan material yang cukup parah di beberapa titik. Sejumlah rumah warga di Gang Dermaga, Kelurahan Gunung Lingkas, serta di RT 07 dan RT 09 Kelurahan Mamburungan, mengalami kerusakan.
Kerusakan tersebut bervariasi dari retak di bagian dinding dan atap. Bahkan, satu rumah di Kelurahan Mamburungan dilaporkan roboh di bagian dapurnya. Sementara itu, beberapa pertokoan terdampak dengan barang pecah belah berhamburan di lantai.
Di Bandara Juwata Tarakan, video yang beredar di media sosial menunjukkan bagian plafon ruang tunggu di lantai dua roboh akibat guncangan, membuat beberapa kursi dan panel di area tersebut tampak berantakan.
Manajemen Bandara Juwata Tarakan, Elisabet Florens, membenarkan adanya kerusakan ringan di fasilitas terminal penumpang. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan aktivitas penerbangan tetap berjalan normal.
Imbauan BMKG
BMKG merinci lokasi gempa berada sekitar 15,07 km Selatan di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, serta 18,96 km Timur Kecamatan Tarakan Timur.
Menyikapi kejadian ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi atau hoaks.





