JURNALZONE.ID – Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 4,8 mengguncang wilayah pesisir selatan Provinsi Jawa Tengah pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, sekitar pukul 13:53 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa (episenter) berada di laut, sekitar 71 kilometer tenggara dari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Getaran gempa ini dirasakan oleh masyarakat di sejumlah daerah dan memicu berbagai reaksi di media sosial.
Pusat Gempa di Laut Dangkal
Berdasarkan informasi yang dirilis melalui akun media sosial resmi, BMKG mencatat lokasi episenter gempa berada pada koordinat 8.37 Lintang Selatan (LS) dan 109.01 Bujur Timur (BT). Gempa ini tergolong sebagai gempa dangkal dengan kedalaman hiposenter 13 kilometer.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa data awal yang disajikan dapat mengalami pembaruan lebih lanjut setelah analisis data seismik yang lebih komprehensif.
Reaksi dan Kesaksian Warga
Guncangan gempa dirasakan oleh warga di berbagai wilayah, dari Cilacap, Gombong, hingga Purworejo. Sejumlah warga langsung membagikan pengalamannya melalui media sosial Twitter (sekarang X), menggambarkan kepanikan dan keterkejutan mereka sesaat setelah gempa terjadi. Banyak di antara mereka yang sedang beraktivitas atau baru bangun tidur.
Seorang warganet dengan akun @risolessmayO mengungkapkan rasa kagetnya.
“bangun tidur kaya org linglung, takut mimpi ternyata bener”
Pengalaman serupa juga dibagikan oleh pengguna lain yang mengaku sedang bersantai saat gempa terasa.
“lagi senderan tembok duduk dilantai, kerasa banget gonjang ganjingnya nih dunia” cuit akun @oobindi.
Sementara itu, beberapa warga melaporkan guncangan yang terasa cukup kuat meskipun singkat di wilayah mereka.
“Gombong goyang dikit gak ada 1 menit,” tulis akun @_mentarisendu. “Purworejo kerasa mak yeg tok,” tambah akun @borbayu.
Kesaksian lain datang dari seorang warga yang berada di daerah pesisir, yang merasakan getaran lebih kencang.
“Aku sing Nang pesisir dengan spontan uhyuyyyyyy. Treak karna agak kenceng,” kata pengguna @realyomam.
Getaran gempa yang terjadi secara tiba-tiba ini mengonfirmasi adanya aktivitas seismik yang aktif di lepas pantai selatan Jawa, sebuah kawasan yang dikenal rawan gempa bumi.





