Gempa Dangkal M 3,7 Guncang Tapanuli Utara Terasa Hingga Tarutung

Gempa Tapanuli 26-9-2025

JURNALZONE.IDGempa bumi dangkal berkekuatan Magnitudo 3,7 mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Jumat (26/9/2025) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa yang terjadi sekitar pukul 11:51 WIB ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif dan getarannya dirasakan oleh sebagian warga.

Analisis dan Penyebab Gempa

Menurut Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugrogo, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Penyebabnya adalah adanya aktivitas pergerakan dari Sesar Besar Sumatra, khususnya pada segmen Toru.

“Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Toru,” ujar Hendro Nugrogo dalam keterangannya.

Pusat gempa atau episentrum berlokasi di darat, sekitar 14 kilometer arah tenggara dari Tapanuli Utara. Analisis lebih lanjut menunjukkan gempa ini memiliki kedalaman hiposentrum 5 kilometer.

Dampak yang Dirasakan Warga

Meskipun magnitudonya tidak terlalu besar, kedalaman gempa yang dangkal membuat guncangannya dapat dirasakan oleh masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterima BMKG, getaran dirasakan di daerah Tarutung dengan skala intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Skala II-III MMI dideskripsikan sebagai “getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.” Kendati demikian, Hendro Nugrogo memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempa tersebut.

Monitoring dan Imbauan BMKG

Hasil pemantauan BMKG hingga pukul 11:59 WIB menunjukkan tidak ada aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) setelah kejadian tersebut.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau berita bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan untuk selalu merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG.