Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi membuka akses layanan Laboratorium Fisika dan Instrumen Pencitraan Maju: Cryo-EM bagi seluruh periset, baik dari lingkungan internal maupun eksternal. Fasilitas sentral yang berlokasi di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno, Cibinong ini menyediakan dukungan riset berupa pencitraan perbesaran tinggi dan spektroskopi, khususnya untuk material biologi. Pengumuman ini disampaikan dalam sosialisasi daring pada Senin (4/8).
Fasilitas dan Layanan Unggulan
Ketua Tim Pengelolaan Layanan Lab Fisika dan Instrumentasi Pencitraan Maju BRIN, Arbi Dimyati, menjelaskan bahwa laboratorium ini didirikan untuk mendukung penelitian biologi struktural dan sel. Fasilitas ini ditopang oleh peralatan canggih untuk memberikan hasil yang presisi.
“Konsep awal pendirian lab cryo-EM ini adalah untuk mendukung penelitian terkait biologi struktural dan sel. Alat utama didukung oleh tiga Transmission Electron Microscope (TEM) berbasis cryo yang meliputi range dari 100kV, 200kV, dan 300kV,” kata Arbi.
Ia merinci bahwa laboratorium memiliki tiga unit utama: unit pencitraan resolusi sedang, unit pencitraan resolusi tinggi yang dilengkapi Cryo-TEM dan Dual-Beam Cryo-FIB, serta unit preparasi sampel modern. Terdapat sembilan layanan spesifik yang ditawarkan, di antaranya Single Particle Analysis (SPA), Micro Electron Diffraction (Micro-ED), dan Cryo-Electron Tomography (Cryo-ET).
Prosedur Akses dan Pendampingan
Arbi memaparkan alur pelayanan bagi periset yang ingin memanfaatkan fasilitas ini. Seluruh proses diintegrasikan melalui portal E-Layanan Sains (ELSA) untuk kemudahan akses.
“Pertama bisa membuka ELSA Tour yang beralamat di elsa.brin.go.id. Kemudian membuat akun ELSA bagi yang belum, lalu memilih alat, setelah itu mengisi pengajuan, mengirimkan sampel, melakukan pembayaran, setelah itu barulah mendapatkan jadwal running untuk pelaksanaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendampingan selama proses. “Proses pelaksanaan memerlukan pendampingan, karena sampel merupakan riset unggulan. Jika persiapan sampel berjalan lancar, maka pelaksanaan selesai sampai satu sampai dua minggu, kemudian hasil dapat diunduh melalui ELSA BRIN,” tambah Arbi. BRIN juga menyediakan dua nomor kontak khusus di 0813 8499 3210 untuk material science dan 0811 9811 578 untuk life science guna mempercepat respon atas pertanyaan periset.
Baca juga: BRIN-BPAFK Surakarta Perkuat Kompetensi Proteksi Radiasi





