Elon Musk resmi meluncurkan fitur Bitcoin Tipping di Platform X pada Selasa (19/8). Melalui fitur ini, pengguna dapat mengirim dan menerima tip dalam bentuk Bitcoin secara instan, menjadikan langkah ini bagian dari visi Musk untuk menjadikan X sebagai aplikasi serba ada atau “super app” global.
Tipping Instan Lewat Lightning Network
Fitur tipping ini dijalankan melalui BitBit dan Spark milik Lightspark, memanfaatkan teknologi Lightning Network yang memungkinkan transaksi Bitcoin berlangsung dalam hitungan detik dengan biaya rendah.
CEO Lightspark, David Marcus, menjelaskan bahwa Spark dikembangkan untuk menghadirkan transaksi Bitcoin yang “murah, cepat, dan skalabel” serta membuka peluang adopsi finansial tanpa ketergantungan pada lembaga perantara.
Pengguna X bisa mengakses fitur ini melalui ikon “tips” di profil atau fitur Spaces. Pembayaran dilakukan menggunakan layanan pihak ketiga seperti Strike, baik dalam satuan satoshi maupun BTC.
X tidak mengambil komisi dari transaksi ini, meski penyedia layanan bisa menetapkan biaya. Tidak ada batas resmi jumlah tipping dari pihak X, namun tiap penyedia layanan dapat menentukan limit transaksi sesuai kebijakan mereka.
Peluang Pendapatan Baru bagi Kreator
Bagi para kreator, Bitcoin Tipping menjadi sumber pendapatan baru selain dari iklan dan kerja sama merek. Skema micropayment memungkinkan audiens memberi dukungan langsung kepada kreator favorit dengan biaya minim dan proses cepat.
Fitur ini juga membuka peluang bagi komunitas daring untuk memberi apresiasi langsung atas kontribusi anggota, tanpa campur tangan pemroses pembayaran konvensional.
Visi Super App ala Elon Musk
Elon Musk telah lama mengungkap ambisinya menjadikan X seperti WeChat, yaitu menggabungkan komunikasi, konten, dan layanan keuangan dalam satu platform. Bitcoin Tipping disebut sebagai uji coba awal untuk integrasi pembayaran kripto secara luas di media sosial.
Jika berhasil, tipping berbasis Bitcoin bisa menjadi pintu gerbang menuju fitur keuangan lainnya seperti langganan premium, transaksi dalam aplikasi, hingga e-commerce berbasis kripto.
Tantangan Adopsi dan Regulasi
Kendati potensial, fitur ini menghadapi tantangan regulasi. Kebijakan terhadap aset kripto masih berbeda-beda di tiap negara, dan volatilitas Bitcoin masih menjadi perhatian sebagian pengguna.
Namun dengan basis pengguna X yang masif, fitur ini dinilai sebagai langkah terbesar menuju adopsi micropayment berbasis Bitcoin dalam ekosistem media sosial.
Baca kabar terbaru seputar inovasi teknologi dan kripto global hanya di Jurnalzone.id dengan topik revolusi pembayaran digital.




