FLASNEWS/JURNALZONE.ID – Insiden kekerasan yang melibatkan penagih utang kembali terjadi di wilayah Jakarta Selatan. Dua orang debt collector atau yang akrab disebut “matel” menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, pada Kamis (11/12).
Akibat peristiwa tersebut, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengonfirmasi bahwa satu orang korban meninggal dunia di tempat kejadian, sementara rekannya dalam kondisi kritis.
Awal Mula Kejadian
Peristiwa bermula ketika kedua korban sedang melakukan aktivitas pemantauan kendaraan di kawasan tersebut. Kompol Mansur menjelaskan bahwa insiden dipicu saat kedua korban menghentikan seorang pengendara motor yang melintas. Tak berselang lama, situasi berubah drastis ketika sebuah mobil berhenti tepat di belakang mereka.
Terkait detik-detik penyerangan, Mansur memberikan rincian berdasarkan kesaksian warga di sekitar lokasi.
“Menurut keterangan saksi, setelah motor dihentikan oleh matel (mata elang-red), tiba-tiba dari mobil di belakang turun sekitar empat sampai lima orang.”
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa kelompok penyerang tersebut datang secara tiba-tiba dan langsung menargetkan kedua korban tanpa adanya dialog sebelumnya.
Aksi Brutal Para Pelaku
Tindakan pengeroyokan berlangsung sangat cepat dan agresif, membuat kedua korban tidak memiliki kesempatan untuk membela diri. Mansur menggambarkan bahwa para pelaku melakukan serangan fisik bertubi-tubi kepada kedua “matel” tersebut hingga tak berdaya.
“Dengan cara sporadis mereka memukul matel. Setelah dipukuli, korban kemudian diseret menepi.”
Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa setelah korban dihajar hingga babak belur, para pelaku menyeret tubuh korban ke pinggir jalan sebelum akhirnya melarikan diri menggunakan mobil dan meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah.
Satu Korban Koma
Dampak dari penganiayaan berat tersebut sangat fatal bagi kedua korban. Pihak kepolisian memastikan bahwa salah satu korban mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian akibat luka-luka yang diderita.
“Satu yang meninggal, satu lagi dalam keadaan koma.”
Dari pernyataan itu, dikonfirmasi adanya korban jiwa dalam insiden ini, sementara satu korban lainnya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku.





