Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran untuk dua program unggulannya, Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan Padat Karya, untuk tahun 2025. Pendaftaran yang dilakukan secara daring ini akan ditutup dalam waktu dekat, yakni sekitar tanggal 22 atau 23 Agustus 2025. Direktur Bina Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Iwan Darmawan, mengonfirmasi hal ini dan menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya sepeser pun.
Rincian Program TKM untuk Calon Wirausaha
Program TKM ditujukan untuk mencetak wirausahawan baru dengan memberikan insentif modal usaha. Menurut Iwan Darmawan, program ini menyasar individu yang belum bisa masuk ke sektor kerja formal namun memiliki ide bisnis yang potensial. Terdapat dua tingkatan dalam program ini.
Iwan Darmawan merinci, peserta program TKM Pemula akan mendapatkan insentif modal awal sekitar Rp10 juta. Selanjutnya, bagi peserta yang usahanya dinilai berhasil dan mampu merekrut minimal satu tenaga kerja baru, berkesempatan untuk mengikuti program TKM Lanjutan dengan bantuan modal usaha yang lebih besar, yakni antara Rp15 juta hingga Rp20 juta.
Salah satu kisah sukses yang diungkap adalah seorang ibu rumah tangga di Jawa Barat, peserta TKM tahun 2022, yang memulai usaha cotton buds. Kini, usahanya telah berkembang pesat dan mempekerjakan hingga 50 orang.
Pemberdayaan Komunitas Melalui Padat Karya
Berbeda dengan TKM yang bersifat individual, program Padat Karya menyasar kelompok masyarakat penganggur atau setengah penganggur di tingkat desa atau kota. Bantuan sebesar Rp100 juta diberikan kepada kelompok berisi 30 orang untuk mengerjakan proyek infrastruktur publik selama 15 hari.
“Jadi padat karya ini adalah ee bantuan pemerintah juga bentuknya ee intervensi untuk kelompok masyarakat,” kata Iwan. Proyek yang dapat dikerjakan harus bermanfaat untuk umum, seperti pembangunan jalan paving block, irigasi, atau fasilitas pengolahan limbah, dan bukan untuk kepentingan pribadi.
Proses Pendaftaran dan Peringatan Penipuan
Pendaftaran kedua program ini terpusat di portal Bizhub yang dapat diakses melalui situs resmi siapkerja.kemnaker.go.id. Calon peserta tidak perlu membuat proposal formal, namun wajib mengisi deskripsi rencana usaha secara detail di dalam portal. Iwan Darmawan secara khusus menekankan bahwa seluruh proses ini gratis.
“Kita pastikan Bapak, Ibu sekalian kalau teman-teman yang mau mendaftar itu tidak ada biaya, tidak ada pungutan dan hati-hati kalau ada yang menawarkan kemudahan,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar pendaftar menggunakan nomor WhatsApp yang aktif karena semua informasi, termasuk panggilan wawancara daring, akan disampaikan melalui platform tersebut.
Untuk program TKM, alumni pelatihan vokasi dan penyandang disabilitas akan mendapatkan nilai tambah dalam proses seleksi.
Jangan lewatkan berita ekonomi dan peluang karir lainnya yang selalu diperbarui hanya di Jurnalzone.id.