JURNALZONE.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela mengakhiri lajunya di zona merah pada penutupan perdagangan sore hari ini, Kamis (11/12/2025). Indeks acuan pasar modal Indonesia ini anjlok cukup dalam sebesar 80,443 poin atau setara dengan koreksi 0,92 persen, membawanya parkir di level 8.620.
Penurunan ini terjadi setelah volatilitas yang cukup tinggi sepanjang hari perdagangan. Meskipun sempat dibuka menguat di posisi 8.764 pada sesi pagi, tekanan jual tampaknya mendominasi pasar hingga indeks menyentuh level terendah hariannya di angka 8.560.
Mayoritas Saham Mengalami Tekanan
Berdasarkan data RTI, tekanan terhadap IHSG dipicu oleh banyaknya saham yang mengalami penurunan harga. Tercatat sebanyak 500 saham melemah, jauh mengungguli jumlah saham yang menguat sebanyak 201 saham, sementara 98 saham lainnya terpantau stagnan atau tidak bergerak.
Aktivitas perdagangan hari ini tergolong sangat padat. Total volume saham yang diperdagangkan mencapai 69,789 miliar saham dengan nilai transaksi menyentuh angka fantastis sebesar Rp34,238 triliun. Frekuensi perdagangan juga tercatat tinggi, yakni sebanyak 3.601.238 kali transaksi, yang menghasilkan kapitalisasi pasar sebesar Rp15.855 triliun.
Kontras dengan Kinerja Sebelumnya
Kondisi hari ini berbanding terbalik dengan penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Pada Rabu (10/12), IHSG sempat ditutup naik 0,51 persen. Namun, kenaikan tersebut dibayangi oleh aksi jual bersih atau net sell oleh investor asing sebesar Rp126 miliar. Beberapa saham yang paling banyak dilepas asing saat itu antara lain RAJA, BBRI, EXCL, BKSL, dan ENRG.
Sentimen Global dan Regional
Pergerakan IHSG yang negatif ini justru terjadi di tengah sentimen positif dari bursa Amerika Serikat. Indeks utama Wall Street kompak ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/12). Kenaikan ini didorong oleh kebijakan The Fed yang memangkas suku bunga sebesar 25 bps sesuai ekspektasi pasar, serta sinyal penundaan pemangkasan lebih lanjut. Indeks S&P 500 naik 0,67 persen, Dow Jones Industrial Average melesat 1,05 persen, dan Nasdaq Composite menguat 0,33 persen.
Sementara itu, bursa Asia bergerak bervariasi (mixed) pada perdagangan Rabu lalu. Indeks Nikkei 225 Jepang dan Straits Times Singapura tercatat mengalami penurunan, masing-masing 0,10 persen dan 0,03 persen. Sebaliknya, Hang Seng Hong Kong dan Taiex Taiwan berhasil mencatatkan penguatan.





