Departemen DOGE Membangun Alat AI Untuk Memangkas Peraturan Federal

DOGE Menggunakan AI

Jurnalzone.id – Departemen Efisiensi Pemerintah Amerika Serikat (DOGE) berencana menggunakan sebuah tool kecerdasan buatan (AI) baru untuk memangkas separuh dari seluruh mandat peraturan pemerintah federal. Dilansir dari The Washington Post, rencana ambisius ini bertujuan untuk mengeliminasi sekitar 100.000 regulasi dalam satu tahun pertama masa jabatan Presiden Donald Trump, berdasarkan dokumen internal dan keterangan empat pejabat pemerintah.

Menurut laporan yang mengutip sebuah presentasi PowerPoint tertanggal 1 Juli, tool yang dinamakan “DOGE AI Deregulation Decision Tool” ini akan menganalisis sekitar 200.000 peraturan federal. T

ujuannya adalah untuk mengidentifikasi secara otomatis aturan mana yang dapat dihapus karena tidak lagi disyaratkan oleh undang-undang. Presentasi tersebut juga mengklaim bahwa tool AI ini akan menghemat triliunan dolar bagi Amerika Serikat dengan mengurangi persyaratan kepatuhan dan membuka “investasi eksternal” yang tidak dirinci.

Meskipun rencana ini belum final, dokumen tersebut menyatakan bahwa pekerjaan ini telah dimulai. Tool AI itu dilaporkan telah digunakan untuk meninjau regulasi di Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan serta untuk menulis “100% deregulasi” di Biro Perlindungan Keuangan Konsumen.

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada The Post bahwa “tidak ada satu pun rencana yang telah disetujui atau diberi lampu hijau,” namun memuji tim DOGE sebagai “yang terbaik dan tercerdas di bidangnya.”

Pengembangan tool ini merupakan bagian dari inisiatif AI yang lebih luas oleh DOGE, departemen yang pada awal pemerintahan Trump sempat dipimpin oleh Elon Musk. Sebelumnya, DOGE juga pernah mengembangkan tool AI lain yang dilaporkan rentan terhadap kesalahan.