Daftar Perbedaan HyperOS 3 di Versi Android 15 dan Android 16

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

HyperOS 3 di Versi Android 15

JURNALZONE.ID – Xiaomi secara resmi meluncurkan sistem operasi terbarunya, HyperOS 3, untuk pasar global pada 24 September 2025. Peluncuran ini menyusul debutnya di Tiongkok pada akhir Agustus lalu. Pada generasi kali ini, Xiaomi menerapkan strategi baru dengan menghadirkan dua edisi perangkat lunak yang berbeda, yakni versi yang dibangun di atas fondasi Android 15 dan versi yang menggunakan basis Android 16.

Strategi Pembaruan dan Performa

Perbedaan basis sistem operasi ini berdampak langsung pada keberlanjutan dukungan perangkat lunak. Perangkat yang menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 diproyeksikan akan menerima fitur lanjutan serta optimasi jangka panjang. Sebaliknya, versi yang berbasis Android 15 memiliki keterbatasan dalam hal pembaruan turunan di masa depan.

Fokus utama dari pembaruan ini adalah peningkatan performa sistem secara menyeluruh. Xiaomi mengklaim adanya efisiensi hingga 30 persen, manajemen memori yang lebih adaptif, serta waktu buka aplikasi yang lebih cepat. Selain itu, terdapat penyegaran visual mulai dari desain ikon yang modern, indikator daya yang lebih jelas, hingga fitur notifikasi interaktif bergaya Dynamic Island.

Terkait tujuan pengembangan antarmuka ini, laporan dari Xiaomi Time memberikan rinciannya.

“Pembaruan HyperOS 3 sendiri dirancang untuk membawa peningkatan yang terasa pada interaksi harian pengguna, baik dari sisi estetika visual maupun fondasi sistem,” tulis laporan Xiaomi Time pada Kamis (20/11/2025).

Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa prioritas Xiaomi bukan hanya pada penambahan fitur canggih, melainkan juga pada kenyamanan interaksi pengguna melalui animasi yang lebih halus dan elemen UI yang intuitif.

Keterbatasan pada Versi Android 15

Meskipun membawa banyak peningkatan, terdapat beberapa fitur spesifik yang tidak akan dinikmati oleh pengguna HyperOS 3 yang masih berbasis Android 15. Beberapa keterbatasan tersebut antara lain:

  • Absennya Sistem Keamanan Native Android 16: Sistem keamanan bawaan yang tertanam secara arsitektural di Android 16 tidak tersedia sepenuhnya di versi Android 15, meskipun pengguna tetap mendapatkan perlindungan melalui patch keamanan rutin.
  • Tidak Ada Pembaruan Lanjutan: Perangkat dengan basis Android 15 dipastikan tidak akan menerima pembaruan versi turunan seperti HyperOS 3.1 atau 3.2 di kemudian hari.
  • Keterbatasan Fitur Bawaan: Beberapa fitur fundamental yang eksklusif hanya ada di inti sistem Android 16 tidak dapat diporting ke versi yang lebih lama.

Di luar poin-poin tersebut, tidak ada komponen fitur utama lain yang dipangkas, sehingga pengalaman penggunaan dasar tetap optimal.

Tahapan Distribusi Global

Xiaomi telah menyusun peta jalan distribusi yang bertahap untuk memastikan stabilitas sistem. Kelompok pengguna Mi Pilot akan menjadi yang pertama mendapatkan akses uji coba. Setelah pengujian dinilai stabil, pembaruan akan digulirkan ke perangkat kelas flagship, kemudian dilanjutkan ke seri menengah dan entry-level. Pendekatan ini diambil untuk meminimalisir bug sebelum dirilis ke basis pengguna yang lebih luas.

Simak terus perkembangan terbaru seputar pembaruan perangkat lunak smartphone Anda. Baca berita menarik lainnya dengan topik Gadget dan Software hanya di Jurnalzone.id.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini