Contoh Prompt di Gemini 3 Bikin Gaya Tulisan Tangan di Papan Tulis

Prompt di Gemini 3 Bikin Gaya Tulisan Tangan

Sebuah infografis visual yang menampilkan panduan “Gemini 3 Prompting: Best Practices & Core Principles” tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pegiat kecerdasan buatan (AI) dan desain grafis pada Senin, 24 November 2025. Gambar tersebut menyajikan instruksi teknis yang kompleks mengenai penggunaan AI Gemini 3, namun dikemas dalam format yang sederhana dan mudah dicerna, yakni menyerupai tulisan tangan spidol di atas papan tulis (whiteboard) ruang rapat.

Visualisasi tersebut membedah prinsip-prinsip utama seperti “Precise Instructions” (Instruksi Presisi) dan “Multimodal Coherence” (Koherensi Multimodal) menggunakan diagram kotak dan panah yang realistis. Gaya penyajian ini dinilai efektif karena memberikan kesan otentik, seolah-olah materi tersebut sedang diajarkan langsung dalam sebuah lokakarya atau rapat strategi.

“Gaya visual papan tulis ini membuat informasi teknis terasa lebih manusiawi dan mudah dipahami. Penggunaan elemen seperti spidol warna-warni dan tulisan tangan yang rapi memberikan konteks edukasi yang kuat,” ungkap salah satu pengamat tren desain AI yang menanggapi fenomena tersebut.

Dari pengamatan tersebut, terlihat bahwa ada pergeseran tren presentasi data, di mana format yang terlihat “organik” dan “buatan tangan” makin diminati dibandingkan desain digital yang kaku.

Panduan Prinsip Gemini 3

Dalam gambar yang beredar, diagram tersebut membagi strategi prompting menjadi dua prinsip inti. Pertama, prinsip yang mengutamakan logika dan keterusterangan (Directness & Logic), yang menekankan pada instruksi tanpa basa-basi. Kedua, prinsip Multimodal dan Konteks, yang menyoroti kemampuan AI dalam memproses teks, gambar, audio, dan video secara setara.

Struktur visual ini juga menyertakan “Contoh Template” yang dapat digunakan ulang, memberikan panduan langkah demi langkah mulai dari peran sistem hingga format keluaran (output).

3 Contoh Prompt Bahasa Indonesia untuk Meniru Gaya Ini

Bagi masyarakat atau profesional yang ingin membuat gambar ilustrasi serupa untuk keperluan presentasi bisnis, materi ajar, atau konten media sosial, teknik ini dapat ditiru menggunakan image generator AI. Kuncinya terletak pada deskripsi suasana, alat tulis, dan struktur diagram.

Berikut adalah tiga contoh formula prompt dalam bahasa Indonesia yang dapat diaplikasikan untuk berbagai topik:

1. Untuk Topik Strategi Bisnis

“Buatkan foto realistis resolusi tinggi dari sebuah papan tulis kantor yang besar. Di papan tulis tersebut, terdapat diagram peta pikiran (mind map) tulisan tangan yang menjelaskan [Strategi Pemasaran Digital]. Judul utama ditulis tebal dengan spidol biru di tengah. Mengelilingi judul, terdapat beberapa kotak persegi yang digambar dengan spidol hijau dan merah berisi poin-poin penting. Panah-panah menghubungkan kotak-kotak tersebut secara logis. Tulisan tangannya rapi dan terorganisir. Gayanya seperti suasana korporat yang edukatif. Pencahayaan kantor yang lembut, kualitas 4k.”

2. Untuk Topik Edukasi atau Sains

“Foto lebar sebuah papan tulis kelas yang penuh dengan penjelasan tulisan tangan mendetail tentang [Siklus Air]. Diagram tersebut menampilkan sketsa tangan sederhana dari [awan, hujan, dan gunung] menggunakan spidol papan tulis warna biru dan hitam. Terdapat panah yang menunjukkan aliran prosesnya. Teksnya terbaca jelas dengan gaya tulisan tangan guru yang santai namun rapi. Tata letaknya terstruktur dengan judul utama di atas dan tiga bagian terpisah di bawahnya. Tekstur papan tulis terlihat realistis.”

3. Untuk Topik Konsep Abstrak/Brainstorming

“Foto close-up papan tulis putih dengan diagram brainstorming kreatif tentang [Konsep Manajemen Waktu]. Tema utama dilingkari di tengah. Empat lingkaran berpotongan digambar di sekelilingnya menggunakan spidol warna berbeda (oranye, ungu, biru, hijau). Terdapat catatan tulisan tangan dan kata kunci di dalam setiap bagian. Gayanya terlihat sedikit berantakan namun artistik, seperti hasil sesi lokakarya yang produktif. Goresan spidol terlihat nyata.”

Dengan menggunakan deskripsi mendetail seperti di atas, pengguna dapat menghasilkan visual yang informatif sekaligus estetik untuk mendukung presentasi mereka.