JURNALZONE.ID – Gangguan yang melanda infrastruktur internet Cloudflare pada Kamis, 5 Desember 2025, ternyata tidak hanya berdampak pada layanan klien mereka. Laporan terbaru menyebutkan bahwa situs resmi perusahaan, cloudflare.com, juga mengalami masalah akses dan tidak dapat dibuka oleh sebagian pengguna. Kondisi ini memperparah situasi di tengah keluhan matinya sejumlah platform besar seperti Shopify.
Situs Utama Tak Luput dari Masalah
Di tengah upaya pengguna mencari informasi mengenai status gangguan, mereka justru mendapati bahwa laman utama Cloudflare sendiri sulit diakses. Tumbangnya website resmi ini menyulitkan pengguna yang ingin masuk ke dashboard untuk memantau konfigurasi jaringan mereka atau sekadar mengecek halaman status resmi secara langsung.
Masalah pada situs utama ini terjadi beriringan dengan laporan “500 Internal Server Error” yang muncul di situs pemantau DownDetector, yang ironisnya juga menggunakan infrastruktur Cloudflare.
Penyebab Utama: Pemeliharaan di Chicago
Berdasarkan data teknis yang dirilis, sumber permasalahan ini bermuara pada aktivitas pemeliharaan terjadwal di pusat data ORD (Chicago). Status sistem menunjukkan bahwa pengerjaan ini berlangsung pada rentang waktu pukul 07.00 hingga 11.00 UTC.
“Traffic might be re-routed from this location, hence there is a possibility of a slight increase in latency during this maintenance window for end-users in the affected region,”.
Pernyataan resmi tersebut mengonfirmasi bahwa lalu lintas data sedang dialihkan, yang berpotensi menyebabkan latensi atau kegagalan koneksi sementara pada antarmuka jaringan di pusat data tersebut. Namun, dampak yang dirasakan pengguna ternyata lebih luas dari sekadar latensi, hingga menyebabkan outage total pada layanan web.
Dampak Berantai ke Layanan Lain
Sebelumnya, keluhan masif telah muncul dari para pelaku e-commerce. Pengguna media sosial X melaporkan bahwa seluruh toko online yang berbasis Shopify tidak dapat beroperasi alias down total selama masa pemeliharaan ini.
Kejadian ini menjadi pengingat betapa vitalnya peran Cloudflare sebagai tulang punggung internet, di mana gangguan pada satu titik pemeliharaan dapat memicu efek domino yang melumpuhkan banyak situs web sekaligus, termasuk situs perusahaan itu sendiri.





