China Luncurkan NovaInspire, Platform AI untuk Kolaborasi Riset Global

Fudan University's NovaInspire

Jurnalzone.id – Universitas Fudan yang berbasis di Shanghai meluncurkan NovaInspire, sebuah platform terbuka kecerdasan buatan (AI) yang berpusat pada ilmuwan, pada Sabtu (26/7). Peluncuran ini dilakukan dalam perhelatan Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia 2025 di Shanghai, dengan tujuan untuk mengakselerasi penemuan ilmiah secara signifikan melalui kolaborasi global.

Platform yang dikembangkan bersama sejumlah institusi lain, termasuk Akademi AI untuk Sains Shanghai (SAIS), ini dirancang berbeda dari platform serupa yang sudah ada. Menurut juru bicara Universitas Fudan, NovaInspire menempatkan ilmuwan sebagai inti dari platform, bukan hanya teknologi AI-nya, serta memiliki penerapan lintas disiplin yang kuat.

Platform ini menyediakan layanan menyeluruh (end-to-end) bagi para ilmuwan dari dalam dan luar negeri, menawarkan model, data, dan alat canggih siap pakai di berbagai disiplin ilmu untuk membantu mempersingkat siklus penelitian.

Mekanisme Kolaborasi Inovatif

Cheng Yuan, Wakil Dekan SAIS, menjelaskan bahwa platform ini dirancang untuk memecah masalah riset yang kompleks menjadi tugas-tugas yang lebih kecil untuk dikerjakan secara kolaboratif. Menurutnya, terobosan riset terkini sering kali terletak di bidang interdisipliner.

“Satu hal yang ingin kami lakukan di platform ini adalah, ketika seorang ilmuwan mengajukan pertanyaan ilmiah, kami akan menggunakan model besar kami untuk menganalisis rangkaian sub-tugas yang diperlukan untuk tugas ini, serta keahlian yang sesuai, dan kemudian memposting sub-tugas tersebut di platform,” kata Cheng.

Ia menambahkan, peneliti yang tertarik dari berbagai bidang kemudian dapat mengambil tugas tersebut, membentuk sebuah jaringan ilmuwan untuk mencapai tujuan ilmiah yang lebih besar. “Platform kami juga akan merekomendasikan sub-tugas kepada ilmuwan yang cocok. Kami akan merekomendasikan mereka untuk bekerja sama dalam satu tim,” jelasnya.

Mendorong Sains Terbuka

Para ilmuwan yang hadir dalam konferensi menyambut baik gagasan sains terbuka yang diusung NovaInspire. Wu Libo, asisten presiden Universitas Fudan, menekankan pentingnya data ilmiah berkualitas tinggi dalam pengembangan AI untuk sains, yang sebagian besar dimiliki oleh para ilmuwan dan lembaga penelitian publik.

“Dengan mengadvokasi sains terbuka dan mendorong berbagi data, model, dan talenta, kerja sama global yang tulus dapat dicapai untuk mengatasi tantangan ilmiah umum yang dihadapi umat manusia,” kata Wu.