Klub raksasa Liga Inggris, Chelsea, secara mengejutkan mengumumkan pemecatan manajer Enzo Maresca pada Kamis (1/1/2026) waktu setempat guna menyelamatkan peluang mereka meraih trofi di sisa musim 2025/2026. Keputusan ini diambil manajemen The Blues di London menyusul tren negatif performa tim yang hanya mencatatkan satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir di berbagai ajang.
Pemutusan Kontrak Lebih Awal
Meskipun Maresca terikat kontrak jangka panjang hingga 2029, manajemen Chelsea memilih untuk mengakhiri kerja sama tepat saat pergantian tahun. Pelatih asal Italia yang didatangkan dari Leicester City pada Juli 2024 tersebut harus merelakan jabatannya setelah hubungan internal dikabarkan mulai retak seiring hasil buruk di lapangan.
Pihak klub mengeluarkan pernyataan resmi: “Chelsea Football Club dan Pelatih Kepala Enzo Maresca telah berpisah.”
Rekam Jejak Prestasi Maresca
Selama menakhodai tim di London Barat, pelatih berusia 45 tahun itu sebenarnya telah menyumbangkan dua trofi bergengsi, yakni Piala Dunia Antarklub dan UEFA Conference League.
Manajemen tetap mengapresiasi jasa besar mantan asisten Pep Guardiola tersebut dengan menyatakan, “Prestasi tersebut akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah Klub baru-baru ini, dan kami berterima kasih atas kontribusinya kepada Klub.”
Alasan di Balik Pemecatan
Alasan utama di balik langkah drastis ini adalah ambisi klub untuk tetap kompetitif di empat kompetisi yang masih diikuti, termasuk mengejar zona Liga Champions. Saat ini, Chelsea menempati peringkat kelima Premier League dan posisi ke-13 klasemen Liga Champions.
“Dengan tujuan utama yang masih harus diperjuangkan di empat kompetisi termasuk kualifikasi untuk Liga Champions, Enzo dan Klub percaya bahwa perubahan ini memberi tim peluang terbaik untuk mengembalikan performa mereka di musim ini,” ungkap pihak manajemen.
Menutup pengumuman tersebut, Chelsea menambahkan, “Kami mendoakan yang terbaik untuk Enzo di masa depan.”