PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), salah satu produsen petrokimia terbesar di Indonesia, pada tanggal 2 Januari 2026, secara resmi mengumumkan penetapan suku bunga untuk penawaran umum obligasi berkelanjutan yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,5 triliun dari pasar modal domestik.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan struktur permodalan serta mendanai berbagai inisiatif ekspansi strategis guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Detail Penawaran Obligasi
Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Chandra Asri Petrochemical II Tahap I Tahun 2026 dengan total nilai pokok obligasi mencapai Rp1,5 triliun. Obligasi ini terbagi dalam beberapa seri, yaitu Seri A dengan tenor tiga tahun dan Seri B dengan tenor lima tahun, menawarkan tingkat bunga kompetitif yang telah menarik minat investor institusional maupun retail.
Rincian bunga spesifik untuk setiap seri obligasi tersebut akan diumumkan secara resmi melalui prospektus dan keterbukaan informasi. Proses penetapan bunga ini telah melalui periode penawaran awal (bookbuilding) yang intensif, di mana perseroan berinteraksi dengan berbagai calon investor untuk mengukur permintaan dan menemukan harga yang optimal.
Tujuan Penggunaan Dana
Dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan obligasi ini direncanakan akan digunakan untuk berbagai keperluan korporasi strategis. Mayoritas dana akan dialokasikan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure) terkait dengan proyek-proyek ekspansi pabrik yang sedang berjalan, seperti pembangunan kompleks petrokimia baru dan modernisasi fasilitas yang sudah ada.
Selain itu, sebagian dana juga akan dimanfaatkan untuk modal kerja guna mendukung operasional sehari-hari dan meningkatkan efisiensi rantai pasok. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi TPIA sebagai pemimpin pasar di industri petrokimia regional.
Prospek dan Dampak Bagi Investor
Bagi para investor yang telah berpartisipasi dalam penawaran ini, obligasi Chandra Asri Petrochemical menawarkan peluang investasi yang menarik dengan profil risiko yang terukur.
Reputasi TPIA yang solid, kinerja keuangan yang stabil, serta prospek pertumbuhan industri petrokimia yang positif diyakini menjadi faktor penarik utama. Dengan penetapan bunga ini, investor kini dapat memperoleh imbal hasil tetap dari instrumen utang perusahaan yang terkemuka.
Obligasi ini diharapkan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, memberikan likuiditas bagi para pemegangnya di pasar sekunder. Ini juga menunjukkan kepercayaan pasar terhadap strategi jangka panjang dan fundamental perusahaan.